Nolan Minta Dipakaikan Baju Seragam Bupati Ngada - FloresPos Net

Nolan Minta Dipakaikan Baju Seragam Bupati Ngada

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 20:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA FLORESPOS.net-Kejadian lucu usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 di Lapangan Kartini, Kabupaten Ngada, Sabtu (17/8/2024).

Usai memimpin upacara bendera HUT Ke-79 RI, Bupati Andreas Paru berkeliling menyalami sejumlah peserta di Podium Taman Kartini.

Saat berjabat tangan dengan dua tokoh masyarakat, Petrus Tena dan Moses Tudu, seorang bocah tiba-tiba memeluk Bupati Andreas Paru dan meminta baju seragam bupati.

Meladeni permintaan bocah tersebut, Bupati Andreas langsung membuka topinya dan mengenakannya kepada Nolan.

Baca Juga :  81 Personel Polres Ngada Amankan Pelaksanaan Pendaftaran Cakada di KPU

Bocah yang belakangan ditahui bernama Krisologus Trinolan Bheda (Nolan) rupanya siswa Taman Kanak-kanak (TK) Satu Atap Lebijaga, Kelurahan Lebijaga, Kecamatan Bajawa tersebut meminta pakaian putih-putih yang dikenakan Bupati Andreas .

“Om. Saya mau baju itu,” katanya penuh semangat.

Orang tua Nolan yang bingung mencari anak mereka terlihat kaget ketika anak mereka mengenakan topi milik bupati.

Emanuel Wae, ayah dari Nolan dan ibundanya Maria Frederika Trisanti Be mengatakan, Nolan anak ke-3 dari tiga bersaudara. Emanuel dan istri kaget ketika anaknya lari menemui Bupati Andreas untuk berjabat tangan.

Baca Juga :  Kunjungi Keluarga YBR, Menteri P3A RI Tekankan Pentingnya Kolaborasi antara Keluarga, Sekolah, dan Pemerintah

“Memang anak kami cukup aktif. Dia memang semangat untuk bertemu Bupati tadi. Kami minta maaf atas keberanian Nolan,” ungkapnya.

Emanuel dan istri bahagia bisa mengikuti perayaan HUT ke-79 RI karena bisa menyaksikan langsung upacara dan mendengarkan pidato yang disampaikan langsung Bupati tentang hal-hal yang telah dilakukan pemerintah.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 526 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA