MAUMERE, FLORESPOS.net-Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka dalam pemandangan umum fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Tahun Anggaran 2025 menyoroti bidang kesehatan.
Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka mengatakan fasilitas pelayanan kesehatan di IGD RS TC Hillers Maumere dilaporkan kurang terawat, dengan pencahayaan yang kurang memadai serta kondisi ruangan yang berlumut dan perlu mendapat perhatian lebih serius,
Fraksi Partai Demokrat juga menyoroti pembangunan Puskesmas Nanga hingga saat ini belum tuntas dikerjakan namun telah diserahterimakan dan tidak ada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Status pelayanan puskesmas tersebut juga masih sebatas rawat jalan, padahal sebelumnya direncanakan untuk meningkat menjadi puskesmas rawat inap serta ketiadaan dokter umum dan dokter gigi.
“Terhadap sorotan fraksi, akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terkait penambahan dokter, penempatan PPPK dan penambahan tenaga psikolog klinis pemerintah akan meninjau kembali sesuai ketentuan yang berlaku,” sebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam jawaban pemerintah, Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat paripurna DPRD Sikka terkait agenda jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi Juventus mengatakan, jawaban ini sekaligus menjawab Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Nurani Sejahtera dan Fraksi Partai Golkar.
Juventus mengatakan terkait IGD RS TC Hillers pemerintah dapat menjelaskan bahwa RSUD dr.T.C.Hillers Maumere melakukan pemeliharaan dan renovasi secara rutin berkala di semua fasilitas yang ada dirumah sakit.
Dirinya juga menjelaskan mengenai pertanyaan fraksi terkait peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah, namun kini status kepesertaannya dinonaktifkan.
“Terhadap pertanyaan fraksi, pemerintah akan melakukan verifikasi dan validasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dilakukan secara berkala,” ungkapnya.
Juventus menambahkan, pemerintah sedang melakukan pembaharuan data sebanyak 34.814 Kepala Keluarga (KK) dan 106.172 jiwa yang tersebar di 16 kecamatan dan 41 desa atau kelurahan.
Juventus juga menjawab sorotan fraksi terkait pekerjaan peningkatan jalan ruas Patimca Arawawo segmen Arawawo-Wara di Desa Korobera dimana ruas jalan tersebut sudah di alokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










