Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat - FloresPos Net

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pose dengan pejabat Pemkab Mabar dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Labuan Bajo baru-baru ini.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pose dengan pejabat Pemkab Mabar dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Labuan Bajo baru-baru ini.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pengembangan wisata darat adalah langkah yang sangat mendesak demi lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT.

Demikian Hariyanto, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI) saat audensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar,  bertempat di Kantor Bupati setempat di Labuan Bajo baru-baru ini, siaran pers Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).

Siaran pers 014/SP/KOMBLIK/ BPOLBF/III/2026 itu diterima FloresPos. Net, Jumat (6/3/ 2026) via WA group. BPOLBF bagian dari Kementerian Pariwisata RI.

Menurut Hariyanto, pentingnya percepatan pengembangan wisata darat sebagai bagian dari strategi diversifikasi produk pariwisata dan upaya mendorong persebaran aktivitas dan lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo Flores.

Akselerasi wisata darat melalui diversifikasi produk menjadi sebuah urgensi, terutama untuk mengurangi tekanan di kawasan perairan sekaligus memperpanjang durasi tinggal (length of stay) wisatawan.

Karena itu, pengembangan wisata darat menjadi langkah yang sangat mendesak. Optimalisasi kawasan seperti Parapuar dan destinasi lainnya di Manggarai Barat, melalui peningkatan kapasitas SDM, penyediaan infrastruktur penunjang yang memadai, serta penguatan paket wisata darat yang telah siap, diyakini akan menambah pilihan atraksi dan memperkaya pengalaman wisatawan, tegas Hariyanto.

Mewakili Bupati Mabar, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Gias, sampaikan, pariwisata sektor unggulan yang dapat mendongkrak pendapatan daerah Mabar.

Baca Juga :  Manggarai Barat Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Warloka

Oleh karena itu, Pemkab Mabar terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah pusat serta BPOLBF dalm pengembangan daya tarik wisata di Mabar, khususnya penguatan atraksi wisata darat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Ini komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian daerah,”  katanya.

Lanjutnya, Pemkab Mabar terus bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah pusat serta BPOLBF dalam pengembangan daya tarik wisata di Manggarai Barat, khususnya penguatan atraksi wisata darat agar manfaatnya semakin dirasakan masyaraka.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, saat itu  menegaskan bahwa Dalam konteks Labuan Bajo, mitigasi dan penanganan krisis kepariwisataan menjadi prioritas Kementerian Pariwisata yang harus dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan.

Pembangunan pariwisata tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan SDM, sistem mitigasi risiko, serta tata kelola keselamatan, baik untuk wisata bahari maupun darat melalui pengaturan kapasitas kunjungan, standar keselamatan destinasi dan event, serta mekanisme tanggap darurat yang terintegrasi agar terbangun ekosistem pariwisata yang komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan di Labuan Bajo.

Selain itu, sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata, BPOLBF berperan sebagai orkestrator yang berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk pariwisata di Labuan Bajo Flores, katanya.

Plt. Dirut BPOLBF Andhy Marpaung menegaskan peran BPOLBF dalam memperkuat orkestrasi program lintas sektor, termasuk penguatan produk aktivitas wisata darat, salah satunya melalui penyusunan travel pattern yang telah dilakukan BPOLBF berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait.

Baca Juga :  Istana: Gaji Ke-13 dan THR Itu Hak PNS, Akan Dibayar

BPOLBF terus mendorong implementasi travel pattern yang telah disusun untuk berbagai destinasi dan aktivitas di Kota Labuan Bajo, termasuk wisata religi Katolik, desa wisata, serta penguatan beragam event darat sebagai strategi memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Selain itu, pengembangan destinasi wisata terpadu Parapuar melalui event ‘Weekend at Parapuar’ menjadi salah satu fokus kami dalam menghadirkan atraksi darat yang terkurasi, terintegrasi, dan siap jual, jelas Andhy.

Kunjungan kerja (Kunker) Hariyanto di Labuan Bajo guna perkuat sinkronisasi pengembangan destinasi dan tata kelola pariwisata. Perkuat sinergi Pusat dan Daerah.

Hadir pertemuan itu sejumlah Kepala OPD Mabar.  Antara lain Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Adrianus Gunawan, Kadis  Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Stefanus Jemsifori, Kadis Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Theresia P. Asmon,  Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Maria Etris Babur, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah, Maria Yuliana Rotok.

Pertemuan dimaksud untuk membahas sinkronisasi tata kelola keselamatan pengunjung, keberlanjutan ekosistem, serta penguatan resiliensi kepariwisataan Labuan Bajo Flores, dengan penekanan pada akselerasi pengembangan wisata darat sebagai strategi diversifikasi produk dan pengurangan tekanan aktivitas di kawasan perairan. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka
Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya
Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Berita Terbaru

Opini

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agu 2026 - 22:21 WITA

Opini

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:52 WITA