Pemkab dan Dewan Siap Perbanyakan Operator Drone Pertanian di Manggarai Barat - FloresPos Net

Pemkab dan Dewan Siap Perbanyakan Operator Drone Pertanian di Manggarai Barat

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) dan DPRD Mabar NTT, siap memperbanyak drone pertanian. Itu terkait hak-hak dasar masyarakat, dalam hal ini petani Mabar.

Demikian Bupati Mabar, Edistasius Endi, dan Wakil Ketua Dua DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera, secara terpisah menanggapi media ini usai ikuti sidang paripurna di DPRD Mabar di Labuan Bajo pada Selasa (3/3/2026).

“Siap, siap,” kata Bupati Endi. Namun orang nomor satu Mabar itu tidak merincinya.

Bupati Endi dimintai tanggapan terkait sedikitnya tenaga operator drone pertanian di Pemkab Mabar, dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP).

Keterbatasan tenaga operator drone sepertinya membuat DTPHP Mabar sulit kabulkan permintaan petani dalam waktu bersamaan terkait penggunaan drone untuk penyemprotan obat-obatan dan pupuk cair pada tanaman pangan mereka, di antaranya padi.

Baca Juga :  Bocah 2 Tahun Jadi Korban Kebakaran Rumah di Manggarai Timur

Terkait hal yang sama, tenaga operator drone yang masih sedikit di Pemkab Mabar/DTPHP, Wakil Ketua Dua DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera, juga senada.

Kata dia, terkait operator drone akan menjadi atensi, perhatian DPRD Mabar. Apa itu masuk di APBD (Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah) Perubahan Tahun 2026 atau bagaimana, itu akan jadi salah satu prioritas yang dibicarakan, karena ini soal anggaran.

“Kita siap membicarakan ini di dewan. Ini salaha satu hak dasar masyarakat,” ujar Gading, sapaan akrab Sewargading S. J. Putera secara terpisah usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Mabar di Labuan Bajo pada Selasa 3 Februari 2026.

Sebelumnya Kepala Bidang Penyuluhan dan Proteksi Tanaman (PPT) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar, Fransiskus Juru, mengatakan jumlah tenaga operator drone pertanian di DTPHP Mabar masih terbatas, hanya 2 orang.

Baca Juga :  Mengenang Karya Kemanusiaan Suster Virgula, Yayasan Santo Damian Gelar Pameran dan Pentas Seni

Sehingga untuk melayani permintaan petani 12 kecamatan di Mabar dalam waktu bersamaan, sepertinya sulit terpenuhi. Drone di DTPHP Mabar 3 unit, sementara cukup.

Juru berharap penambahan anggaran DTPHP Mabar untuk pelatihan operator drone pertanian demi pemenuhan permintaan seluruh petani di kabupaten itu.

Penggunaan drone untuk penyemprotan obat-obatan dan pupuk cair pada tumbuhan/tanaman. Kerja drone lebih cepat, efektif, efisien, hemat tenaga, hemat air, hemat pestisida. Khusus dari Pemkab Mabar bersifat gratis, kata Juru.

Albertina Muku, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan ahli muda Bidang PPT-DTPHP Mabar, secara terpisah, juga senada dengan Juru terkait drone setempat.

Dilansir media ini sebelumnya, Manggarai Barat menggunakan drone untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru