MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka terus memperkuat komitmen pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ditandai dengan penerimaan 12 dokter internsip oleh Bupati Sikka dimana para dokter ini akan bertugas melayani warga di berbagai fasilitas kesehatan.
Penerimaan berlangsung di Ruang Rokatenda, Lantai II Kantor Bupati Sikka yang dihadiri Direktur RSUD TC Hillers Maumere dr. Atanasius Paulus Konstan Lameng, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Marietha L. D. Weni, serta dua dokter pendamping yang akan membimbing para dokter intersip selama masa tugas.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dokter internsip yang telah memilih Kabupaten Sikka sebagai tempat pengabdian.
“Kehadiran tenaga medis muda ini akan sangat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sikka,” ujarnya.
Juventus atas nama pemerintah Kabupaten Sikka berterima kasih karna para dokter umum ini telah memilih Sikka sebagai tempat untuk menjalankan program magang.
Dia mengatakan menerima para dokter internsip dengan hati yang tulus dan tangan terbuka dimana kehadiran para dokter adalah harapan bagi masyarakat Kabupaten Sikka.
“Semoga merasa betah, nyaman, serta mengabdi dengan penuh kasih dan tanggung jawab demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka,” pungkasnya.
Sebanyak 12 dokter tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi kedokteran ternama di Indonesia, yakni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (2 orang), Universitas Islam Sultan Agung (1 orang) dan Universitas Kristen Indonesia (3 orang).
Selain itu terdapat pula dokter dari Universitas Padjadjaran (1 orang), Universitas Lambung Mangkurat (1 orang), Universitas Pasundan (1 orang), Universitas Islam Malang (1 orang), Universitas Baiturrahmah (1 orang), dan Universitas Riau (1 orang).
Para dokter akan menjalankan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) selama satu tahun hingga Februari 2027 dimana penugasan dilakukan secara bergilir di RSUD TC Hillers Maumere serta dua puskesmas yakni Puskesmas Kopeta dan Puskesmas Beru, agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










