ENDE, FLORESPOS.net-Kerinduan dan harapan dari warga Desa Wolokota, Kecamatan Ndona Kabupaten Ende akan listrik negara akan segera terjawab.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan bahwa pada tahun ini merealisasikan pembangunan jaringan listrik ke Desa Wolokota, Kecamatan Ndona.
Manajer PT. PLN ULP Ende, Immer R. Pakpahan dikonfirmasi Florespos.net, Senin (23/2/2026) sore mengatakan di Kabupaten Ende masih ada empat desa yang belum berlistrik. Empat desa tersebut yaitu Desa Aelipo, Desa Niopanda, Desa Wolokota dan Desa Nila.
Untuk Desa Aelippo dan Niopanda pekerjaannya sudah dimulai pada akhir tahun 2025 dan diperkirakan tahun 2026 semester satu sudah selesai.
Sedangkan untuk pembangunan jaringan ke Desa Wolokota, Kecamatan Ndona direncanakan direalisasikan pada tahun 2026.
“Desa Wolokota tahun ini sedangkan Desa Nila masih terkendala akses jalan untuk mobilisasi material”.
Untuk itu realisasi pembangunan jaringan listrik ke Desa Nila dalam tahap Studi Kelayakan (Feasibility Study) dan Perencanaan Ulang (Redesign/Re-engineering) dengan Opsi Pembangunan PLTS atau eksisting setelah Desa Wolokota.
Saat ini Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Ende sudah mencapai 98,82 %,. Dari 23 Kelurahan dan 255 desa yang tersebar di 21 kecamatan hanya empat desa yang belum berlistrik.
Bantu Pikul Tiang Listrik
Informasi pembangunan dan pemasangan listrik negara ke Desa Wolokota disambut baik oleh warga. Tekad mereka untuk mendapatkan listrik negara bukan sekadar wacana tapi dibuktikan dengan semangat mendukung program tersebut.
Warga menyatakan kesiapannya membantu memikul tiang listrik di medan jalan yang cukup sulit dilalui kendaraan berat.
Seperti yang diketahui, medan menuju Wolokota merupakan tantangan logistik yang nyata bagi proyek elektrifikasi.
”Kami siap menyumbangkan tenaga, siap memikul tiang-tiang itu di pundak kami. Ini adalah bentuk dukungan nyata agar desa kami tidak lagi gelap di malam hari,” kata Tokoh Muda Wolokota, Fidelis Dari.
Warga juga berharap pemerintah dan pihak PLN memperhatikan percepatan jadwal sebelum cuaca buruk memperparah kondisi jalur.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa hingga kini proyek pembangunan akses listrik ke Desa Wolokota memasuki tahap 2 sembari menanti distribusi material.
Namun, pihak pemenang kontrak masih belum berani untuk melakukan penandatanganan kontrak, lantaran kondisi jalan yang berpotensi menghambat distribusi logistik pekerjaan.
Beberapa waktu lalu, Warga Desa Wolokota juga terpantau melaksanakan gotong -royong mengerjakan rabat beton pada beberapa titik jalan dengan bantuan swadaya yang diinisiasi pemuda setempat untuk mendukung percepatan pembangunan tersebut.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










