BRI Maumere Berburu QRIS Takjil di Beru, Hari Pertama 15 Tenant Mendaftarkan Diri - FloresPos Net

BRI Maumere Berburu QRIS Takjil di Beru, Hari Pertama 15 Tenant Mendaftarkan Diri

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Maumere melaksanakan kegiatan Berburu QRIS Takjil di sepanjang jalan di Kelurahan Beru yang merupakan kampung muslim di Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Kegiatan yang dilaksanakan BRI Cabang Maumere yang dimulai awal bulan Ramadhan ini mendapat respon positif dari para pedagang atau tenant yang menjajakan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Dalam kegiatan ini para petugas BRI Cabang Maumere menawarkan pedagang atau tenant untuk menggunakan metode pembayaran non tunai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang lebih efisien, cepat, mudah, aman, dan efisien untuk berbagai aplikasi pembayaran.

“Kami turun ke penjual takjil di Beru untuk menawarkan penggunaan Qris. Kenapa harus menggunakan Qris sebab sekarang peredaran uang kecil sesuai arahan BI dibatasi,” sebut Yune Melania Tnome, Funding Transaction BRI Cabang maumere, Kamis (19/2/2026).

Yune menjelaskan, pihaknya turun langsung melakukan pendekatan ke tenant atau pedagang dan bagi mereka yang sudah menjadi nasabah BRI langsung ditawarkan untuk dibuatkan QRIS.

Baca Juga :  Kapolres Sikka Sambangi Korban Peluru Nyasar yang Dirawat di RSUD Maumere

Ia menyebutkan, bagi pedagang yang bersedia langsung didaftarkan untuk dibuatkan dan pihaknya langsung memberikan hadiah berupa minyak goreng, toples dan gelas berlogo BRI.

“Nasabah dari BRI dan bank lain yang berbelanja dan tidak membawa uang tunai bisa menggunakan QRIS yang sudah disiapkan di setiap tenant yang ada di sepanjang jalan di Beru ini,” ungkapnya.

Yune dan tim dari BRI Cabang Maumere mulai melaksanakan kegiatan sejak jam 16.30 Wita dan sudah ada 15 pedagang yang bersedia sehingga langsung dibuatkan agar bisa dipergunakan.

Ia menyebutkan, bila barcodnya sudah selesai dibuatkan maka langsung dibagikan kepada tenant atau pedagang agar bisa langsung dipergunakan dalam melakukan transaksi non tunai.

“Baru tahun ini kami laksanakan kegiatan ini dan target kami seminggu untuk akuisisi. Kami akan laksanakan kegiatan ini selama sebulan dan selama seminggu semua tenant sudah tersedia QRIS sehingga setiap pembeli bisa menggunakan,” ucapnya.

Yune menjelaskan, keuntungan menggunakan QRIS yakni pembeli tidak perlu pusing membawa uang tunai, penjual juga tidak pusing untuk menukar uang kecil untuk pengembalian uang dari pembeli.

Baca Juga :  BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Dirinya mengatakan tidak ada pemotongan dana dan uang hasil transaksi langsung masuk ke rekening pedagang dan bisa langsung di check melalui aplikasi BRI Merchant sehingga bisa lebih memudahkan pedagang.

“Kalau di Car Free Ninght di Jalan El Tari Maumere kami sudah melaksanakan kegiatan disana dan setiap bulan kami akan laksanakan kegiatan disana. Hampir semua pedagang di tempat ini sudah menggunakan QRIS,” terangnya.

Yune menyebutkan, rata-rata tenant merupakan nasabah BRI sehingga pihaknya langsung daftarkan untuk pembuatan QRIS nya sementara yang belum membuka rekening akan dibuatkan rekeningnya sekalian.

Untuk diketahui, QRIS BRI adalah metode pembayaran digital terstandarisasi dari Bank Indonesia yang difasilitasi oleh BRI.

Menggunakan QRIS memungkinkan transaksi non-tunai cepat dan aman menggunakan satu kode QR untuk berbagai aplikasi pembayaran.

Pengguna dapat membayar melalui aplikasi BRImo, sementara merchant dapat mendaftar QRIS statis/dinamis via aplikasi BRImerchant untuk kemudahan transaksi harian.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Salurkan Bantuan Gempa, Bupati Sikka Katakan Kehadiran APKASI Wujud Nyata Persaudaraan Sesama Anak Bangsa
Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores
Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata
Berita ini 520 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Sabtu, 5 September 2026 - 11:59 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:40 WITA

Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende

Berita Terbaru