Guncangkan Hatimu Agar Semua yang Kotor Terpental - FloresPos Net

Guncangkan Hatimu Agar Semua yang Kotor Terpental

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMat Katolik Paroki Onekore menerima abu, Rabu (18/2/2026).

UMat Katolik Paroki Onekore menerima abu, Rabu (18/2/2026).

ENDE, FLORESPOS.net-Umat Kristen seluruh dunia mulai hari ini memasuki masa puasa. Puasa bagi umat Kristen selalu diawali dengan ritus tobat berupa penerimaan abu.

“Dalam masa prapaskah ini umat katolik diminta untuk menyiapkan hati menyambut karya keselamatan Tuhan dengan tobat, puasa dan derma. Sesuai bacaan atau warta Tuhan hari ini umat Katolik diminta untuk mengoyakkan hati atau saya meminta umat untuk mengguncangkan hatinya agar semua yang kotor bisa terpental atau tercerai berai selama masa puasa ini”.

Demikian antara lain disampaikan Pastor Paroki Santo Yosef Onekore, Pater Krispinianus Lado,SVD dalam homili Ekaristi Rabu Abu di Gereja Onekore, Rabu (18/2/2026).

Perayaan Rabu Abu dihadiri ribuan umat tersebut berlangsung hikmat. Pater Pian Lado mengajak umat Paroki Onekore melakukan 3 hal sederhana namun bermakna selama masa puasa.

Pertama, jalankan puasa dengan sungguh-sungguh, koyak atau guncangkan hatimu agar selama menjalani puasa bukan sekadar pantang atau puasa makan dan minum. Tetapi lebih dari itu umat diajak untuk memaknai doa, puasa dan derma dengan penuh iman.

Kedua, Pater Pian mengajak umat untuk menjalankan puasa dengan penuh kedamaian. Damailah dengan diri sendiri,dengan sesama, dan damai dengan alam lingkungan ciptaan Tuhan. Dengan demikian, selama masa puasa ini semua luka bathin,fisik dan hubungan dengan seluruh makhluk ciptaan Tuhan akan terjalin dengan baik.

Baca Juga :  Uniflor Wisuda 472 Sarjana Baru, Paling Banyak dari Prodi Akuntansi

Ketiga, Pater Pian mengajak umat untuk menjalankan puasanya dalam keheningan dan diam. Jadikan puasa itu sesuatu hal yang biasa. Jangan jadikan puasa sebagai sesuatu yang heboh dan semua orang mesti tahu bahwa umat sekalian sedang berpuasa. Lakukan semuanya dalam kesederhanaan,tenang, dan damai.

“Semua ini tentu akan bermuara pada suatu pertobatan dalam Puasa, Doa dan Derma. Selama masa puasa ini kita sungguh mendengarkan Tuhan. Hal ini tentu sejalan dengan tema besar masa prapaskah tahun 2026, yakni, “Mendengarkan dan Berpuasa”.

“Ketika menjalankan semuanya dalam damai, maka iman kita mendapatkan semangat baru dan hati kita tidak tercerai beraikan oleh kegelisahan serta berbagai gangguan hidup setiap hari,” kata Pater Pian.

Gerakan Orangtua Peduli Anak Usia Dini

Sementara Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD dalam surat Gembala Prapaskah tahun 2026 meminta umat Katolik untuk memberikan perhatian khusus terhadap anak usia dini.

Baca Juga :  Orangtua  Pemain dan 255 Kades di Ende Ikuti Pelepasan Tim Perse U-17

Mgr. Paul Budi Kleden, SVD menyebutkan, dalam semangat tobat puasa dan amal kasih, Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 di Keuskupan Agung Ende kita arahkan pada fokus pastoral keuskupan tahun 2026, yakni  Gerakan Orangtua Peduli Anak Usia  Dini.

Fokus ini lahir dari keprihatinan pastoral yang mendalam sekaligus dari harapan besar akan masa depan Gereja dan masyarakat.

Gerakan ini merupakan amanat Muspas VIII, dan masih merupakan satu kesatuan dengan Gerakan KUB Peduli Ibu Hamil dan Gerakan KUB Ramah Anak yang sedang digalakkan dua tahun terakhir.

Anak merupakan anugerah dan tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada keluarga. Secara khusus anak usia dini, sejak dalam kandungan hingga usia enam tahun, adalah anugerah Allah yang tak ternilai, serentak  membutuhkan perhatian yang sungguh dari keluarga dan kita semua.

Yesus sendiri menunjukkan perhatian, “Biarkanlah  anak-anak itu datang kepada-Ku….” (Mrk  10:14). Dalam diri mereka tersimpan harapan, masa depan, dan keberlanjutan kehidupan.*

Penulis : Anton Harus

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA