BAJAWA, FLORESPOS.net– BRI Branch Office (BO) Bajawa, terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Desember 2025, BRI BO Bajawa telah menyalurkan KUR sebesar Rp252.496 Miliar.
Branch Manager BRI Branch Office Bajawa, Keriahenta Tarigan, mengatakan hal itu, Selasa (11/2-2026) di Bajawa.
Menurut Keriahenta, sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh KUR Sektor produksi yang tercatat sebesar Rp155.699 Miliar atau sebesar 62 % dari total penyaluran hingga Desember 2025.
Sektor produksi yang dimaksud mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan industri jasa lainnya yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Bajawa.
Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha di wilayah Bajawa memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usaha, membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
“Ini menunjukkan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di Kabupaten Ngada melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami juga melihat ada banyak potensi di wilayah Bajawa di bidang pertanian, perikanan dan perkebunan. Melihat potensi ini, BRI memliki peran untuk mendukung pelaku usaha dalam pendanaan usaha maupun peningkatan kapasitas usaha,” kata Keriahenta.
Sebelumnya BRI BO Bajawa pada tahun 2025 mencatat penyaluran KUR sebesar Rp230,3 Miliar atau tumbuh 10 %. Mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi sebesar 66%.
Keriahenta menambahkan, dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran dana, tetapi juga mencakup pemberdayaan dan pendampingan usaha dan edukasi finansial agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Hal ini sejalan dengan visi BRI untuk menjadi mitra terpercaya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi unggulan seperti Bajawa dan Nagekeo.
Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Branch Office Bajawa optimistis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya”.
“Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas, ” tegasnya.*
Penulis : Wim de Rozari
Editor : Anton Harus










