Sidang Perdana Perbuatan Melawan Hukum Kasus PT. SPA di Pengadilan Negeri Larantuka, Tergugat Tidak Hadir - FloresPos Net

Sidang Perdana Perbuatan Melawan Hukum Kasus PT. SPA di Pengadilan Negeri Larantuka, Tergugat Tidak Hadir

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net– Sidang perdana gugatan perbuatan melawan hukum dan ganti rugi terkait perkara di PT. Surya Pertiwi Agrojaya (SPA) yang berlangsung di Pengadilan Negeri Larantuka Selasa (31/3/2026) tidak dihadiri pihak tergugat maupun kuasa hukum.

Dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Maria Rosdianti Servina Maranda, penggugat Y.A.T. Lukman Riberu diwakili kuasa hukumnya sementara tergugat Rikardus Umbu tidak hadir.

Setelah membuka sidang hakim mengecek berkas dari penggugat dan kuasa hukum dan menyatakan sidang ditunda minggu depan, Selasa (74/2026).

“Tergugat dan pihak kuasa hukum tidak hadir sehingga sidang dilanjutkan minggu depan,” sebut Ipi Daton kuasa hukum penggugat saat ditemui di Pengadilan Negeri Larantuka, Selasa (31/3/2026).

Ipi mengatakan, setelah itu sidang dilanjutkan dan apabila tergugat tidak hadir maka sidang tetap berlanjut hingga pembacaan gugatan dan pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti sampai kepada putusan.

Dirinya menyebutkan bahwa penggugat mengajukan Gugatan Perdata Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Tergugat di Pengadilan Negeri Larantuka dengan dasar hukum antara lain (Pasal 60 & 52 UUPT) terkait saham yakni memberikan hak suara dan dividen, tetapi saham tersebut wajib disetor penuh.

Baca Juga :  Perwakilan Masyarakat Rendu Butowe Polisikan Pemilik Akun ‘Beccy Azi’ di Polres Nagekeo

“Jika tidak disetor maka tergugat selaku direktur utama PT. Surya Pertiwi Agrojaya (SPA) melanggar anggaran dasar, ” ungkapnya.

Dasar hukum berikutnya sebut Ipi yakni terkait Fiduciary Duty (Pasal 97 UUPT) dimana direksi wajib mengurus perusahaan dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab.

Kata dia, penggunaan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran fidusia (fiduciary duty), dimana direksi bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian perusahaan.

Juga terkait Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Pasal 1365 KUHPerdata dimana tindakan menggunakan uang perusahaan secara melawan hukum menimbulkan kerugian,sehingga wajib mengganti kerugian tersebut.

“Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka penggugat memohon kepada yang mulia majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan untuk memberikan putusan primer, mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya,” ungkapnya.

Selain itu kata Ipi pihaknya memohon menyatakan hukum, penggugat adalah komisaris utama, pemilik modal dan
Pemegang saham mayoritas pada PT Surya Pertiwi Agrojaya (SPA).

Menyatakan hukum, tergugat tidak pernah menyetor penyertaan modal berupa kepemilikan saham sebesar 40 persen.

Juga kata dia, menyatakan hukum tergugat telah menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi, merupakan bentuk pelanggaran fidusia (fiduciary duty), sehingga tergugat wajib bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian perusahaan.

Baca Juga :  Kembali Erupsi, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Status Siaga

“Menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi kepada penggugat yakni kerugian materiil sebesar Rp.1.146.500,000.-(satu milyar seratus empat puluh enam juta lima ratus ribu rupiah),” ujarnya.

Lanjut Ipi pihaknya juga meminta agar majelis hakim menghukum tergugat membayar kerugian Immateriil sebesar Rp.500.000.000.-(lima ratus juta rupiah).

Juga menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir beslag) yang diletakan atas barang bergerak dan tidak bergerak milik tergugat.

Selain itu kata Ipi, menghukum tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar
Rp.500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah) setiap hari keterlambatan
melaksanakan isi putusan ini.

Serta menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum banding, verzet maupun kasasi dan menghukum tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara aquo.

“Subsidernya,apabila majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berpendapat lain, mohon dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya. (Ex Aequo Et Bono),” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’
SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi
Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah
Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 
Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas
Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT
Produksi Padi pada Musim Tanam Oktober-Maret di Ende Diproyeksi Meningkat
Kasus Pengadaan Ambulans di Polres Ende Tuntas, Masih Tertahan Galian C
Berita ini 520 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WITA

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’

Sabtu, 11 April 2026 - 15:07 WITA

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WITA

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WITA

Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WITA

Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT

Berita Terbaru

Opini

Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:39 WITA

Nusa Bunga

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 15:07 WITA

Polisi dibantu warga memasang garis polisi pada pondok  tempat penemuan jenazah seorang pelaljar yang meninggal tidak wajar.

Nusa Bunga

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:06 WITA