ASN NTT Wajib Beli Produk UMKM di NTT Mart, Gubernur: Minimal Rp100 Ribu - FloresPos Net

ASN NTT Wajib Beli Produk UMKM di NTT Mart, Gubernur: Minimal Rp100 Ribu

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu untuk membeli produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di gerai NTT Mart.

“Pembeli paling utama dari produk UMKM ini adalah ASN, ASN harus menjadi pendorong ekonomi lokal,” kata Melki saat meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Nagekeo, dalam Launching Ceremony yang berlangsung di halaman Kantor Koprindag, Kabupaten Nagekeo, Senin (26/01/2026) sekitar pukul 21.25 malam.

Baca Juga :  TPA Rate Kembali Dibuka, Pemerintah Wajib Penuhi Tuntutan Kompensasi dari Masyarakat

Gubernur Melki Laka Lena menjelaskan bahwa kebijakan ini akan diatur dalam produk hukum, seperti peraturan gubernur, peraturan bupati, atau peraturan daerah. ASN diwajibkan membeli produk UMKM dengan jumlah transaksi minimal Rp100 ribu.

Target total transaksi NTT Mart dalam satu bulan bisa mencapai Rp150 miliar hingga Rp200 miliar.

“Kalau saya total se-NTT ini jumlah ASN sekitar 150 ribu orang, berarti ada Rp150 miliar menuju Rp200 milyar bisa berputar hanya untuk di NTT Mart se-NTT,” katanya.

Baca Juga :  AKBP Yudhi Franata Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pemakai dan Pengedar Narkoba di Ende

Namun, kebijakan ini akan dilaksanakan secara menyeluruh jika gerai NTT Mart telah beroperasi dengan ketersediaan produk UMKM yang cukup.

“Tapi kami pastikan bahwa sebelum peraturan itu berlaku kami sudah memulai, di Pemprov NTT itu sekarang ada kewajiban untuk membeli produk produk di NTT Mart dan itu sudah diketahui pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),” tutupnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Berita ini 1,336 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:31 WITA

Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA