Warga Desa Tonggurambang Tolak Pembangunan Brigif dan Larang Penggunaan Tempat Pemakaman Umum - FloresPos Net

Warga Desa Tonggurambang Tolak Pembangunan Brigif dan Larang Penggunaan Tempat Pemakaman Umum

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Ratusan warga Desa Tonggurambang yang tergabung dalam forum pemuda, tokoh masyarakat, serta kelompok perempuan menggelar aksi damai ke Bupati Nagekeo, Kamis (22/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan Brigade Infanteri (Brigif) serta larangan penggunaan tempat pemakaman umum di Desa Tonggurambang.

Ketua Forum Muksin Kota dalam aksi mengatasnamakan Masyarakat Adat Mbay-Dhawe Desa Tonggurambang mengatakan, warga menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penyelesaian persoalan status tanah dan hak masyarakat adat.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak pemerintah daerah segera membentuk tim kajian internal bersama Suku Dhawe untuk menelusuri dan mendalami data serta dokumen yang berkaitan dengan status tanah Tonggurambang.

Warga juga dengan tegas menolak rencana pembangunan Brigif di wilayah desa tersebut. Selain itu, warga meminta pemerintah memastikan akses penuh masyarakat terhadap tempat pemakaman umum Desa Tonggurambang tanpa hambatan dari pihak mana pun.

Baca Juga :  Satu Rumah Warga di Manggarai Timur di Lahap Si Jago Merah

Mereka juga menuntut realisasi janji pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait penyelesaian status tanah TNI AD di Desa Tonggurambang.

Tuntutan lainnya adalah peninjauan kembali penerbitan Sertifikat Hak Pakai Nomor 1 Tahun 1980 di Desa Tonggurambang. Seluruh tuntutan tersebut diminta untuk ditindaklanjuti paling lambat dalam waktu 30 hari sejak dibacakan.

Warga menegaskan, apabila hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada kejelasan penyelesaian, mereka akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar dan melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  RS Pratama Reo Siap Beroperasi Pasca Keluarnya Registrasi Operasional dari Kemenkes RI

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjutinya.

Ia memastikan dalam waktu dekat akan dibentuk tim kajian guna membahas persoalan yang disampaikan warga.

“Dari kami, komitmen melaksanakan tuntutan ini dengan cara kami. Dalam waktu dekat kami pastikan akan membentuk tim kajian. Kami berharap dengan terbentuknya tim kajian, dapat dijabarkan langkah-langkah penyelesaian dari tuntutan ini, sebab apa yang disampaikan itulah persoalan yang terjadi,” ujar Simplisius.

Ia menambahkan, sebagai pemerintah daerah pihaknya berkewajiban melindungi kepentingan masyarakat.

“Sebagai pemerintah tentunya kami wajib melindungi kepentingan masyarakat, sehingga perlu kami sampaikan bahwa kami berkomitmen atas tuntutan ini,” tegasnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 391 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:08 WITA

Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA