Peresmian Puskesmas Nanga, Ketua DPRD Sikka Minta Maksimalkan Pelayanan - FloresPos Net

Peresmian Puskesmas Nanga, Ketua DPRD Sikka Minta Maksimalkan Pelayanan

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Lembaga DPRD Kabupaten Sikka memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Sikka yang sudah menyediakan sarana berupa gedung Puskesmas Nanga yang baru selesai dibangun.

Ketua DPRD Sikka menilai gedung Puskesmas Nanga sangat representatif untuk pelayanan masyarakat Kabupaten Sikka terutama wilayah yang menjadi bagian dari cakupan pelayanan Puskesmas ini.

“Pembangunan Puskesmas Nanga ini sudah melalui proses yang baik. Komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan dengan baik,” sebut Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi saat peresmian Puskesmas Nanga di Kecamatan Lela, Selasa (20/1/2026).

Stef sapaannya mengingat usaha Bupati Sikka dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka yang beberapa kali bertemu dengan Kementerian Kesehatan guna menyampaikan hal-hal yang dihadapi terkait pembangunan kesehatan di Kabupaten Sikka.

Stef menegaskan, gedung Puskesmas ini hadir bukan saja sebagai sarana tetapi sebuah rutinitas baru di komunitas Puskesmas Nanga.

Baca Juga :  Bedah Buku Merefleksi Diri Menatap Masa Depan, Aktor Kasih dan Pentingnya Pendidikan Karakter

Kader PDIP ini mengatakan, keindahan, kekuatan gedung konstruksi yang dibangun tidak ada manfaatnya kalau pelayanan kepada masyarakat kita tidak maksimal.

“Puskesmas adalah pusat kesehatan masyarakat. Itu artinya di sini berkumpul orang-orang sehat.Di sini pusat daripada layanan kesehatan dan itu sudah selesai di sini,” ungkapnya.

Stef melanjutkan, sekiranya kalau kita tidak bisa,maka ada satu lagi pusat orang sakit yaitu rumah sakit. Sehingga kalau ada orang yang tidak bisa diurus kondisi kesehatannya maka kita antar dia ke rumah sakit yang menjadi pusat orang sakit supaya mereka bisa jadi sehat.

Pria asal Kecamatan Mapitara ini menekankan, konsentrasi aktivitas kita untuk melayani masyarakat sebagai pusat kesehatan masyarakat itu perlu maksimal.

Disebutkannya, di bawah pusat kesehatan masyarakat ini tentu ada Pustu, Polindes dan Posyandu.
Semua ini menjadi satu kesatuan ekosistem layanan kita mulai dari Posyandu sampai ke rumah sakit.

Baca Juga :  Lembut Merangkul, Film Pendek PNM Bawa Kisah Dari NTT Raih BUMN Branding dan Marketing Awards 2023

“Itu satu kesatuan yang kalau semua sistem itu berjalan dengan baik maka masalah kesehatan secara preventif lebih banyak diatasi daripada kuratifnya,” ujarnya.

Stef menegaskan, butuh dukungan tenaga kesehatan yang tentunya sudah berkualitas karena mereka menamatkan pendidikan dengan tingkatan yang bagus dari lembaga-lembaga pendidikan kesehatan yang baik pula.

Ia menggarisbawahi, tenaga kesehatan perlu punya semangat dan dedikasi pelayanan terhadap warga masyarakat Kabupaten Sikka.

Kalau tanpa itu kata dia, kualitas pribadi yang kita miliki menjadi tidak ada manfaat karena semangat untuk melayani itu kurang baik.

“Oleh karena itu saya mengajak kita semua terutama kita yang bergerak di bidang pelayanan publik terutama konsentrasi kita untuk pelayanan kesehatan perlu maksimal dalam pelayanan,” pesannya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WITA

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Senin, 3 Agu 2026 - 20:20 WITA

Nusa Bunga

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agu 2026 - 14:08 WITA