ASN PPPK Paruh Waktu Guru dan Nakes di Manggarai Timur Terima SK–Ini Rincian Gajinya - FloresPos Net

ASN PPPK Paruh Waktu Guru dan Nakes di Manggarai Timur Terima SK–Ini Rincian Gajinya

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi melakukan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan penetapan Menpan-RB, jumlah formasi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Manggarai Timur sebanyak 3.026 orang.

Formasi tersebut terdiri atas tenaga teknis 1.240 orang, tenaga kesehatan 533 orang dan tenaga guru 1.253 orang.

Penetapan ini merupakan bagian dari kebijakan penataan pegawai non-ASN yang telah mengikuti seleksi kompetensi CASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari total 3.026 peserta, sebanyak 2.999 orang telah mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) untuk usulan Nomor Induk PPPK Paruh Waktu.

Sebanyak 2.933 orang telah menerima SK pengangkatan, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian administrasi. Terdapat pula beberapa peserta yang belum memperoleh SK karena masih dalam tahap perbaikan data, serta satu orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Belasan Siswa SMK Manggarai Timur Terseret Arus Laut Pantai Utara, Satu Orang Meninggal Dunia

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 yang menerima SK pengangkatan.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil dari proses dan perjuangan panjang, sehingga patut disyukuri serta dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

Pemkab Manggarai Timur berharap para PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional sesuai perjanjian kerja yang telah ditandatangani.

Penyerahan SK dan penandatanganan perjanjian kerja ini menjadi dasar hukum sekaligus pedoman kerja dalam mendukung peningkatan pelayanan publik dan kinerja pemerintahan di Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah Manggarai Timur Abdulah mengatakan Pemerintah Daerah mengalokasi anggaran Rp 43 miliar lebih.

Anggaran itu untuk membayar gaji ASN Paruh Waktu dengan kategori PPPK tenaga teknis (R3, R4, dan R3T). Rincian uang, BPJS kesehatan Rp 130.000, JKM Rp 7.800, JKK Rp 6.240, Upah bersih Rp 1.500.000. Total Rp 1.664.040

Baca Juga :  Operator Penggilingan Padi Temukan Jenazah Pelajar yang Tenggelam di NTT

Untuk upah Guru sukarela ada jaminan total 800.000 dengan rincian Jaminan Kematian (JKM) Rp 7.800 JKK Rp 6.240. Upah bersih Rp 655.960.

Untuk upah Nakes R3 total Rp 1.644.040 dengan rincian JKM Rp 7.800, JKK Rp 6.240. Upah bersih Rp 1.500.000

Dia mengatakan untuk guru selain upah dari P3K paruh waktu mereka tetap terima Dana Bos dan Komite Sekolah demikian juga tenaga kesehatan akan tetap terima gaji dari dana Bok sebagaimana yang di terima selama di Puskesmas.

Terkait besarnya dana guru dan nakes yang tidak sama dengan tenaga teknis, Kaban Abdulah mengatakan upah yang diberikan tentu sesuai dengan ketersediaan keuangan daerah. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 1,319 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru