Hari Keempatbelas Operasi SAR di Labuan Bajo–Arus Kencang Hambat Proses Pencarian Korban - FloresPos Net

Hari Keempatbelas Operasi SAR di Labuan Bajo–Arus Kencang Hambat Proses Pencarian Korban

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian 1 Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo pada hari Jumat tanggal 26 Desember 2025.

Hari ini Kamis (8/1/2026) tepat pukul 06.00 Wita, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing kesiapan personil dan alut untuk Operasi SAR hari keempatbelas dengan mencari satu korban.

“Hari ini hari keempatbelas kita lakukan operasi SAR guna mencari korban WNA Spanyol yang merupakan salah satu penumpang pada Kecelakaan Kapal Phinisi KM. Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar,” sebut Fathur Rahman,Kepala Kantor SAR Maumere, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Fathur menjelaskan, tepat 07.00 Wita, Tim SAR Gabungan telah berangkat melakukan pencarian kembali ke lokasi sesuai rencana operasi yang telah disusun bersama unsur SAR yang terlibat.

Lanjutnya, pihaknya juga menggunakan drone thermal untuk membantu penyisiran di udara serta melakukan penyelaman di lokasi penemuan bangkai kapal yang telah ditemukan.

TIM SAR Gabungan juga melakukan penyisiran di sekitar Pulau Serai, Pulau Rinca dan Pulau Padar serta lokasi bagian selatan Pulau Komodo dengan mengerahkan 168 personil.

Baca Juga :  2 Kali Asap Hitam di Konklaf, Umat Katolik Sabar Menanti Paus Baru

“kami kerahkan 168 personil yang merupakan unsur gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya,” terangnya.

Fathur menambahkan, pihaknya juga mengerahkan 18 Alut utama yang digunakan untuk proses pencarian terhadap korban.

Dia memaparkan, kencangnya arus laut dan serta cuaca yang tidak bersahabat menjadi faktor penghambat dalam pencarian pada hari ini , Kamis (8/1/2026).

“Proses pencarian terhadap satu orang korban akan tetap dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan hingga sore nanti,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru