LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang pencarian 2 Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo pada hari Jumat tanggal 26 Desember 2026.
Perpanjangan Operasi SAR bertambah 3 hari yang dimulai pada pada tanggal 5 sampai 7 Januari 2026, yang dilaksanakan dikarenakan adanya penemuan korban ke dua pada hari Minggu tanggal 4 Januari 2026 di hari terakhir masa perpanjang pertama di hari kesepuluh.
“Pada pagi hari ini Pukul 06.30 Wita, Tim SAR Gabungan telah berangkat melakukan pencarian ke lokasi sesuai rencana operasi. Pada pencarian hari ini dikerahkan sebanyak 168 personil,” terang Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
Fathur menyebutkan, para personil yang terlibat merupakan unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya.
Tim SAR Gabungan juga mengerahkan 18 alat utama untuk menyisir pulau-pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
“Tim SAR Gabungan baik dari Ditpolairud Polda NTT juga melakukan penurunan alat yaitu ROV dan Sonar, serta pengerahan Multi Beam Sonar dari ITB Bandung dan Multi bam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang,” ungkapnya.
Fathur menerangkan, pengerahan alat ini dilakukan guna bisa mendeteksi keberadaan badan kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam dan kemungkinan berada di sekitar lokasi kejadian.
Lanjutnya, walaupun cuaca pada saat pencarian mendung serta hujan, akan tetapi tidak membuat semangat pencarian padam.
Ia menyebutkan, adapun proses pencarian kedua korban masih terus dilaksanakan Tim SAR Gabungan hingga pada sore hari. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










