MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago melantik jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka mengambil di Aula Egon Lantai 3 Kantor Bupati Sikka, pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Dalam pelantikan di penghujung tahun 2025 ini, ada 17 pejabat tinggi pratama yang dilantik untuk mengisi posisi di dinas, badan. asisten, staf ahli dan kepala inspektorat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka.
Dalam mutasi kali ini, ada pergeseran kepala dinas untuk menempati jabatan di dinas lainnya serta ada kepala dinas yang saling bertukar tempat dan ada yang tetap memegang jabatan di tempat semula.
Pelantikan pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon 2 ini diawali dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati Sikka dan penanda tanganan pakta integritas dan kontrak kinerja.
Bupati Sikka mangatakan, pejabat pimpinan tinggi pratama harus menjadi teladan, penggerak serta motor perubahan pada unit kerja masing-masing.
Juventus menegaskan, tantangan pemerintahan dalam melayani masyarakat kedepannya semakin kompleks sehingga dibutuhkan pemimpin yang visioner, responsif, serta adaptif terhadap perubahan.
“Hilangkan ego sektoral, perkuat sinergi antar perangkat daerah serta jadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan yang dilakukan,” pesannya.
Juventus menekankan, pejabat yang dilantik akan mengemban tugas strategis terkait menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang nyata, terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik terdiri dari Kepala Dinas Perikanan Kab.Sikka, Paulus Bangkur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Gratiana A. Herianje dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Mauritius Minggo.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan ditempati Konstantia Tupa Arankoja, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lukas Lawe sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Margaretha Movaldes da Maga Bapa yang mana Femmy Bapa sapaannya sebelumnya menjabat Kepala Bapelitbangda.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah dipercayakan kepada Ambrosius Peter sedangkan Very Awales Syukur dimutasi dari Dinas Komunikasi dan informatika ke Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sementara jabatan yang ditinggalkannya ditempati Evensius Edomeko yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Petrus Herlemus dikukuhkan menjadi pejabat defenitif di dinas tersebut.
Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka dipercayakan kepada Yohanes Emil Sastriawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM ditempati Valerianus Samador da Cunha sementara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang ditinggalkannya ditempati Ferdinando Lepe sehingga keduanya hanya bertukar posisi.
Jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan diemban Lambertus Keytimu sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sikka dijabat Petrus Poling Wairhaming, Kepala Inspektur diisi Germanus Goleng yang sebelumnya pernah mengemban jabatan ini serta Rudolfus Ali dimutasi dari Kepala Dinas Sosial menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Sikka.
Dengan adanya pelantikan pejabat eselon 2 pertama di era kepemimpinan Paket JOSS masih tersisa 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong.
Dua OPD yakni Dinas Lingkungan Hidup masih ditempati Buang da Cunha selaku pelaksana tugas yang saat ini menjabat Kasat Pol PP dan Kepala BPBD yang diisi Puthu Botha yang juga menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Sedangkan 6 OPD lain yang masih belum ada pimpinan defenitif yakni Sekretariat DPRD, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pertanian, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










