Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, KSOP Laurens Say Maumere Gandeng Instansi Terkait - FloresPos Net - Page 2

Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, KSOP Laurens Say Maumere Gandeng Instansi Terkait

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Jadi dari 2023/2024 ke 2024/2025 itu ada kenaikan yang signifikan mencapai 3.714 penumpang.Mudah-mudahan di tahun 2025/2026 ini akan lebih naik lagi supaya ini mendorong ekonomi di daerah ini,” ungkapnya.

Ryan mengatakan, untuk Nataru 2025/2026 ini nantinya pemerintah akan memberikan diskon tiket kapal penumpang dan pihaknya mengharapkan penumpang bisa tiba ke tempat tujuan dengan aman dan selamat.

Dirinya memaparkan, sampai saat ini dari mitigasi yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi, ruang penumpang di dermaga 3 untuk Pelni itu memang kapasitasnya kurang.

“Di dermaga 3 ini sudah tidak sanggup untuk menampung tapi kami upayakan semaksimal mungkin.Pelindo juga telah menambah tenda-tenda untuk menampung demi kenyamanan penumpang,” jelasnya.

Baca Juga :  Pesan Penting Uskup Maumere Saat Pemberkatan Gedung Baru KSP Kopdit Pintu Air Talibura

Ryan menyebutkan, pihaknya memang mengarahkan agar kapal Pelni nantinya bersandar di dermaga 4 cuma memang ada skema-skema dan ada prosedur-prosedur yang harus dilalui.

Ia mengatakan, Pelni termasuk perusahaan yang menjalankan Public Service Obligation (PSO) atau Kewajiban Pelayanan Publik sehingga pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan pusat untuk pemindahan kapal ini.

“Kami harapkan di tahun 2026 mendatang kapal Pelni sudah bisa bersandar di dermaga 4. Memang kami butuh koordinasi lagi untuk memindahkan kapal Pelni dari dermaga 3,” ucapnya.

Baca Juga :  Mayjen Ino Palle Wafat, Kabupaten Sikka Berduka

Ryan menjelaskan, dalam menjaga keselamatan pelayaran memang dibutuhkan kapal-kapal asis (kapal tunda atau kapal pandu) untuk memandu kapal-kapal bersandar di pelabuhan.

Ia mengaku sedang berkoordinasi terkait pemanduan dan penundaan kapal yang akan bersandar di pelabuhan Laurens Say termasuk di dermaga 4 mengingat pelabuhan ini masih masuk kategori pelabuhan pemanduan luar biasa.

“Nanti kami akan melakukan koordinasi terkait dengan penetapan Perairan Wajib Pandu terhadap kapal-kapal.Nantinya kapal-kapal diatas 500 GT yang bersandar disini wajib dipandu,” pungkasnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru