ENDE, FLORESPOS.net-Laga semi final Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV Ende sudah selesai dihelat pada Rabu (3/12/2025) malam di Stadion Marilonga.
Dua tim terbaik di turnamen ini telah memastikan diri ke laga puncak. Dua tim itu adalah PS Ngada (PSN) dan Persena.
PSN melangkah ke final setelah menang adu pinalti dengan Bajak Laut FC, sedangkan Persena melaju ke final setelah menang dengan Persada SBD dengan skor tipis, 1-0.
Pertemuan kedua tim ini adalah duel antara kaka adik. PSN berstatus sebagai kakak dan Persena adalah adik.
Menariknya lagi duel ini juga menyedot perhatian publik karena juru taktik dari Persena, Haris Aja adalah mantan murid dari coach PSN, Kletus Gabhe. Laga final menjadi ajang aduh taktik antara sang guru dan murid.
Anak-anak Nagekeo akan bertanding dengan motivasi tinggi di partai final melawan sang kakak karena ingin membawa pulang piala ETMC sebagai kado istimewa di HUT Kabupaten Nagekeo yang ke -18.
Manajer Persena, Marselinus Adjo Bupu menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Nagekeo dan juga masyarakat Ende yang telah mendukung tim ini.
Ia mengatakan Persena melangkah ke final adalah sejarah. Pemain bertanding dengan motivasi ganda karena ingin memberikan sesuatu untuk Nagekeo di momen HUT ke-18.
“Tanggal 8 Desember nanti, Ulang Tahun Kabupaten Nagekeo ke 18. Kami akan mempersembahkan kado istimewa ulang tahun (ultah), sebuah piala untuk masyarakat Nagekeo,” katanya.
Dikatakannya, di final nanti Persena secara tim sudah siap untuk bertanding meskipun melawan sang kakak, PSN Ngada.
“Secara tim kami siap dan kami punya motivasi bawa pulang piala ETMC XXXIV untuk masyarakat Nagekeo yang kecintaan terhadap sepak bola sangat tinggi,” kata Marselinus.
Haris Aja, Pelatih Persena mengatakan Nagekeo menciptakan sejarah di turnamen ini setelah memastikan langkah ke final.
Haris mengatakan di partai final nanti Persena Nagekeo tetap menyadari PSN adalah sang kakak namun memastikan akan tampil maksimal.
“Lawan kakak di final ya kita tau diri tapi akan memberikan yang terbaik,” katanya.
Haris juga mengatakan Persena akan berjuang dan bermain maksimal di final karena ingin memberikan kado istimewa untuk Kabupaten Nagekeo.
“Kami sebagai adik tau diri, tapi ingin buat sejarah baru di Marilonga dan berikan kado untuk HUT Nagekeo. Kami bermain lepas, bermain indah untuk menciptakan sejarah baru,” katanya.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










