LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Festival Musik Etnik Lamaholot pada Kamis (4/12/2025) pukul 17.00 WITA di pelataran obyek wisata Asam Satu Beach Kota Larantuka.
Festival yang digelar oleh Komunitas Cisilia Ina Gelekat (CIG) mengusung tema besar “Nada dari Tanah Lamaholot: Merawat Tradisi, Merajut Harmoni” itu, bertujuan memperkenalkan kekayaan musik etnik daerah Lamaholot yang diwariskan secara turun-temurun.
“Festival Musik Etnik Lamaholot ini pertama kali diselenggarakan di Flores Timur. Festival ini sedianya akan digelar pada Kamis 4 Desember 2025 di pelataran Asam Satu Beach Weri pukul 17.00 WITA sampai selesai,” kata Koordinator Komunitas CIG, Paul Goran kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Paul Goran menjelaskan, pada festival tersebut akan tampil para musisi lokal, sanggar seni, serta berbagai komunitas budaya yang telah lama berkontribusi dalam pelestarian tradisi Lamaholot.
Festival ini diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam mengembangkan musik tradisional.
“Beberapa kelompok musik muda akan tampil membawakan komposisi baru yang memadukan alat musik tradisional dengan gaya musik kontemporer,” kata Paul Goran.
Selain pertunjukan musik, kata Paul Goran, festival ini juga diisi dengan ragam kuliner khas Lamaholot. Para pengunjung tentu juga dapat menikmati suasana sore di tepi pantai dan mencicipi hidangan kuliner tradisional yang disiapkan oleh UMKM setempat.
“Pelataran Asam Satu Beach dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena dianggap mewakili atmosfer budaya pesisir Lamaholot yang kuat. Kami berharap pemandangan pantai ini dapat menambah nuansa magis selama berlangsungnya pagelaran musik,” katanya.
Masyarakat, musisi lokal, sanggar seni dan komunitas budaya khususnya Kabupaten Flores Timur menunjukkan antusiasme tinggi terhadap festival ini. Mereka menyatakan kesiapan, mendukung dan berpartisipasi.
Penyelenggara juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta Kelurahan Weri untuk memastikan acara berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Paul Goran menambahkan, dengan persiapan yang telah mencapai tahap akhir, Festival Musik Etnik Lamaholot 2025 di Flores Timur diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menarik minat wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
“Penataan lokasi, area parkir, serta pengamanan tambahan telah dipersiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung,” pungkas Paul Goran. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










