ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda menegaskan kepada Pimpinan OPD, pejabat dan ASN di lingkup Pemda Ende agar melaporkan kepadanya jika menemukan ada oknum yang menawarkan atau jual beli jabatan.
“Lapor ke saya jika ada yang jual beli jabatan. Saya harap kita tidak ada seperti itu”.
Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Ende, Yoseph Badeoda saat pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pejabat pimpinan tinggi Pratama, pejabat administrator dan pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Ende di Aula Garuda, Senin (24/11/2025) siang.
Bupati mengatakan di masa kepemimpinannya dan Wabup Domi Mere tidak ada praktik seperti itu. Pengangkatan seorang ASN menjadi pejabat bukan karena kedekatan tetapi dilakukan sesuai dengan data dan kemampuan seseorang.
“Kita berharap di Ende tidak ada praktik seperti ini. Jika ada lapor ke saya. Kita angkat seseorang berdasarkan data dan kemampuannya,” kata Bupati Ende.
Bupati juga mengingatkan kepada para pejabat dan ASN di daerah ini tak perlu takut karena karena pengangkatan dilakukan sesuai dengan aturan yang merujuk pada data dan kemampuan.
“Mungkin di luar sana menduga seperti itu tapi kita lakukan sesuai dengan aturan. Jadi ASN tidak perlu takut kita lakukan sesuai dengan data dan kemampuan”.
Yoseph Badeoda juga mengatakan jabatan yang diberikan adalah kepercayaan bukan beban. Pada mutasi kali ini tidak ada yang turun jabatan tetapi kebanyakan promosi dan diselaraskan.
“Jadi tidak ada yang namanya pembuangan. Kalau tidak promosi maka diselaraskan lagi. Jabatan itu kepercayaan maka harus bertanggungjawab dengan kepercayaan”.
Para pejabat yang saat ini menempati posisi Sekretaris dan Kepala Bidang bisa mempersiapkan diri mengikuti lelang sebelas jabatan eselon II yang masih lowong. Proses lelang akan dilakukan pada Desember 2026 mendatang.
“Para Sekretaris atau Kabid yang hari ini dilantik bisa ikut lelang eselon II. Lelang ini terbuka dan akan dilaksanakan pada Desember”.
Pada kesempatan tersebut Bupati Yoseph Badeoda melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 pejabat tinggi Pratama, pejabat administrator dan pengawas.
Beberapa pejabat yang dirotasi antara lain Kepala Dinas Dukcapil Ende, Lambertus Sigasare dirotasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Ibrahim, jabatan lama Sekretaris Dinas Perhubungan dan jabatan baru Sekretaris Satpol PP Ende. Sekretaris Dinas Perhubungan ditempati Ida Muda Mite.
Sekretaris Bapenda, Ahmad, dimutasi dalam jabatan baru sebagai camat Kecamatan Pulau Ende.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Ende ditempati oleh Venan Minggu.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










