Di Ende Hanya Satu Distributor dan Enam Kios Pengecer Pupuk Subsidi, Ini Kata Senator AWK - FloresPos Net

Di Ende Hanya Satu Distributor dan Enam Kios Pengecer Pupuk Subsidi, Ini Kata Senator AWK

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 08:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hingga saat ini di wilayah Kabupaten Ende, Provinsi NTT hanya memiliki satu distributor dan enam kios pengecer pupuk subsidi.

Keterbatasan atau kekurangan kios pengecer ini menjadi kendala bagi petani mengakses pupuk subsidi. Kondisi ini pun miris karena sebagian besar penduduk di Ende adalah petani.

Senator Angelius Wake Kako (AWK) saat kegiatan Kolaborasi Advokasi Program Swasembada Pangan di Kecamatan Wewaria, Selasa (18/11/2025) mengatakan pupuk subsidi adalah tanda kehadiran negara untuk petani namun sebagian petani belum bisa merasakan.

Kata AWK pupuk subsidi yang diberikan kepada petani dengan tujuan agar membantu petani meningkatkan produksi untuk mendukung swasembada pangan.

Baca Juga :  PT Pelni Ende dan BSI Maslahat Resmikan Fasilitas Sanitasi Air Bersih di Desa Ndetuzea, Nangapanda

“Data yang saya dapatkan di NTT hanya 114 kios pengecer dan di Ende hanya enam kios. Tentu sebagian petani masih kesulitan mengakses dan mendapatkan pupuk subsidi”.

Wakil Ketua Komite II DPD RI ini mengatakan pemerintah daerah dan pemerintah desa mesti mendorong Bumdes jadi kios pengecer menjual pupuk subsidi agar muda diakses petani.

“BUMDes coba masuk dan membantu mendekatkan pelayanan kepada petani, tentunya sesuai dengan HET. Peningkatan produksi itu salah satu faktornya adalah pupuk”.

Data yang diperoleh media ini dari Dinas Pertanian Ende juga menyebutkan jumlah yang sama terkait distributor dan kios pengecer pupuk subsidi di Ende.

Baca Juga :  Pembangunan Batalyon 834 Nagekeo Dimulai, Wujudkan Pertahanan dan Pembangunan Daerah

Dinas Pertanian menyebutkan kendala yang dihadapi yaitu orang tidak mau jadi distributor dan kios pengecer karena masalah modal dan menjual pupuk subsidi mendapatkan keuntungan yang sangat kecil.

Kegiatan ini dihadiri oleh DPD RI, Angelius Wake Kako, Wabup Ende, Domi Mere, Kepala Dinas Pertanian Ende, Gadir Dean, Camat Wewaria, Fidelis Pela, Kepala BRMP NTT, Dr Abdul Wahab, Kepala Desa, BPP, PPL di Kecamatan Wewaria, Bulog Ende dan perwakilan TNI.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA