Perdosni Dorong Terapkan Pola CERDIK Cegah Stroke - FloresPos Net - Page 2

Perdosni Dorong Terapkan Pola CERDIK Cegah Stroke

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkait prevalensi stroke di NTT, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), sejumlah kabupaten menunjukkan angka cukup tinggi, seperti Sikka (9 persen), Manggarai (8 persen) dan Kupang (6 persen), sementara akses layanan kesehatan masih terbatas. Hal ini dapat menambah risiko keterlambatan penanganan dan meningkatkan angka kecacatan, bahkan kematian.

“Stroke merupakan penyebab kecacatan jangka panjang nomor satu di dunia. Hal ini tentunya membutuhkan penanganan yang komprehensif dari berbagai bidang dan pihak, baik dokter, paramedis maupun pendamping pasien,” tutur Dodik.

Baca Juga :  Wabup Weng Minta Kades Jamaludin Segera Lapor Kesulitan Pangan Warga Macang Tanggar

Ketua Panitia Peringatan Hari Stroke 2025 yang juga Ketua Yayasan Stroke Indonesia Cabang NTT, dokter Yuliana Imelda Ora Adja menyampaikan, ada sejumlah agenda yang dijalankan selama peringatan Hari Stroke 2025 tingkat nasional, yaitu simposium untuk tenaga kesehatan, lokakarya untuk tenaga kesehatan, peluncuran Guideline Stroke Nasional, pelantikan Yayasan Stroke Indonesia Cabang NTT, pelayanan pemeriksaan kesehatan dan faktor risiko stroke, serta seminar awam ‘Deteksi Dini Stroke’ dan senam pencegahan stroke.

Baca Juga :  Puskesmas Manupaten Gelar FGD Bahas Standar Pelayanan

Ia menyebutkan, jumlah tenaga dokter neurologi di NTT saat ini sebanyak 21 orang yang tersebar, sedangkan yang masih menjalani pendidikan profesi sebanyak 27 orang. Diharapkan semua mereka kembali mengabdi di NTT setelah menyelesaikan pendidikan.

“Semua dokter yang mengambil spesialis neurologi diikat dengan surat perjanjian agar tidak berpindah ke daerah lain. Berbekal pengalaman sebelumnya, sehingga yang ikut pendidikan spesialis diutamakan adalah seorang aparatur sipil negara dan putera daerah,” papar Imelda.*

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru