STIPAS KAK Gelar Donor Darah - FloresPos Net

STIPAS KAK Gelar Donor Darah

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan kegiatan donor darah.

Ketua Panitia Kletus Ngaga Mbasa, Minggu (26/10/2025) mengatakan, dalam rangka HUT STIPAS KAK ke-24, pihaknya menggelar kegiatan donor darah, penanaman pohon di Istana Keuskupan dan Mesjid Nurul Fuqrin Alak, pungut sampah dan diskusi publik.

“Kegiatan donor darah ini berhasil mengumpulkan 36 kantong darah yang akan sangat membantu kebutuhan pasien di rumah sakit sekitar Kota Kupang,” katanya.

Kletus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada PMI Kota Kupang atas kerja sama yang baik dalam menyukseskan kegiatan donor darah ini.

“Kami bersyukur atas kehadiran dan dukungan PMI Kota Kupang yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan penuh dedikasi. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa yang telah berpartisipasi dengan sukarela,” katanya.

Baca Juga :  Flobamora Film Festival 2025, Merayakan Kalunga dengan Film Inklusif bagi Semua Kalangan

Kata Kletus, selain memberikan manfaat medis, kegiatan ini juga mempererat semangat kebersamaan di antara Civitas Akademika STIPAS KAK serta menjadi bentuk nyata dari panggilan pastoral yang hidup dalam aksi sosial.

Sementara itu Ketua Prodi PKK
Graciana Amanda Bele mengatakan kegiatan donor darah ini untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang sering kali terbatas.

Selain itu, katanya, juga dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya kegiatan kemanusiaan dan memperkenalkan nilai-nilai sosial, seperti empati dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, kata Grace Bele, mahasiswa diajak untuk terlibat dalam aksi sosial yang positif, mereka belajar tentang tanggung jawab social, bahwa tindakan kecil yang mereka lakukan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

Lebih Lanjut Grace Bele mengatakan mahasiswa/mahasiswi sangat antusias dan terbuka mendonorkan darah mereka. Ada juga Dosen dan pegawai ikut donor darah.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Gratiskan 10 Jemaah Umroh, Gading: Pemerintah Hadir untuk Semua Pihak

Kata Grace Bele, mereka menyadari bahwa tindakan ini dapat memberikan manfaat besar, baik bagi penerima darah yang membutuhkan maupun untuk diri mereka sendiri.

“Terima kasih untuk semua peserta yang telah ikut terlibat mendonorkan darah. Diharapkan kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak mahasiswa untuk membantu sesama. Setetes darah dari yang memberi, namun seribu harapan bagi yang menerima,” katanya.

Sementara itu Elvi Tonbesi Ketua Senat STIPAS Keuskupan Agung Kupang mengatakan, kegiatan donor darah menunjukkan bahwa semangat akademik tidak hanya terwujud dalam ruang kelas, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan.

“Donor darah ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Katanya, ‘ini adalah bukti bahwa, kita sebagai Mahasiswa STIPAS mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kasih, pelayanan, dan pengorbanan.” *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru