Sirkuit Grass Track Watugong di Maumere Perlu Pembenahan untuk Kejurnas - FloresPos Net

Sirkuit Grass Track Watugong di Maumere Perlu Pembenahan untuk Kejurnas

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi NTT berterima kasih kepada IMI Cabang Sikka yang telah menggelar open turnamen grass track Bupati Sikka Cup Serie 1 tahun 2025 di sirkuit Watugong, Maumere.

Arenanya sudah bagus, hanya perlu dilakukan pembenahan-pembenahan bila sirkuit ini dipergunakan untuk menggelar sebuah kejuaraan nasional grass track agar sesuai standar IMI.

“Arenanya sudah bagus tapi butuh pembenaan-pembenaan lebih lanjut agar bisa dieprgunakan untuk event kejurnas ataukah bila dipergunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON),” sebut Matheus Atasoge, Kepala Bidang Administrasi IMI NTT, Minggu (9/10/2025).

Matheus menyebutkan, arenanya agak sempit dan pendek hanya 800 meter sehingga perlu ditambah panjang lintasan hingga mencapai 1.200 meter dengan lebar mencapai 6 meter hingga 8 meter.

Tapi kalau untuk skala-skala lokal NTT arenanya mungkin masih bisa ditoleransi. seraya ke depannya dievaluasi untuk berbenah sehingga menjadi lebih bagus dan layak untuk event kejuaraan nasional.

“Space untuk penontonnya kurang sebab sebuah sirkuit, harus diperhatikan juga titik-titik penonton, padock atau kandang motor, jalur medis, jalur evakuasi serta tenda-tenda untuk pedagang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktifitas Pertanian, Mentan Berniat Tambah Pengecer Pupuk di Sikka

Matheus menambahkan, luas lahannya pun perlu ditambah hingga mencapai 4 hektare dan bila tidak memungkinkan maka bisa dicari lokasi lain yang lahannya mencukupi.

Dirinya mengakui, lokasi grass track di Watugong memang bagus dan lokasinya strategis karena berada di dalam kota Maumere sehingga memudahkan penonton untuk mengaksesnya.

“Ya, lokasinya bagus karena ini menang tempat karena berada dalam kota. Kalau kita sebagai juri dan penyelenggara, paling senang itu kalau banyak penonton. Jadi pembalap dan tim juga bersemangat,” ungkapnya.

Selain itu kata Matheus, penyelenggara juga bisa menunjukkan bahwa mereka bisa mendatangkan banyak penonton sebab selain sebagai olahraga, juga sebagai hiburan bagi masyarakat.

Selain sebagai ajang kompetisi, juga sebagai ajang hiburan dan arena sirkuit di Watugong Maumere ini sangat cocok untuk pembalap-pembalap pemula untuk beraksi.

“Jadi arena ini sebenarnya arena untuk pemula, karena rata-rata pembalap-pembalap senior, pembalap-pembalap pro itu tumbang semua.Abul, Kristo, Eric, Fredie dan Gilbert semuanya tumbang dan banyak muncul pembalap pemula,” ungkapnya.

Baca Juga :  Uskup Ruteng Berkat dan Thabiskan Gereja Kuasi Paroki Donatus Bhoanawa

Matheus mengapresiasi pembalap pemula sebab di satu sisi mereka termotivasi bertanding dengan pembalap senior dan tidak takut bersaing dengan pembalap pro bahkan bisa mengalahkan pembalap pro.

Sekertaris IMI NTT Sokan Teibang mengharapkan agar kegiatan grass track di Flores terus dilaksanakan secara rutin sehingga bisa melahirkan para pembalap-pembalap pemula.

Sokan mengakui, IMI NTT akan support kegiatan grass track dan di tahun 2026 mendatang akan melakukan pembenahan dengan menambahkan alat Transponder yang sudah dipergunakan dalam ajang road race.

Ia mengatakan, dengan menggunakan alat ini maka akan segala aktivitas pembalap akan terdeteksi sehingga bisa meminimalisir kesalahan dan berakibat protes dari pembalap dan tim.

“Mulai keluar dari start sampai masuk kembali di finish, maupun yang tidak masuk finish, atau ada yang overlap dan sebagainya semuanya terdeteksi bila gunakan alat ini. Kalau kita sudah gunakan alat, saya kira sudah jauh lebih mudah dan tidak menyulitkan juri dan tidak merepotkan manajer dan pembalap. Itu yang mungkin kita perbaiki,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo
BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
Kunjungi Pasien Korban Gempa Flores, Wamenkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal
PTTEP Indonesia Dukung Festival Golo Koe sebagai Green Event Melalui Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pascagempa Flores, Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Berjalan Maksimal di Manggarai Timur
Rawat 56 Pasien RSUD Ende Butuh Tenda Darurat dan Golongan Darah O
Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:05 WITA

Korban Gempa Flores Capai 68 Orang, Rumah Sakit Lapangan Dibangun di Aeramo

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:54 WITA

BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Kunjungi Pasien Korban Gempa Flores, Wamenkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:46 WITA

PTTEP Indonesia Dukung Festival Golo Koe sebagai Green Event Melalui Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende

Senin, 17 Agu 2026 - 20:54 WITA

Warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Mengungsi di bukit.

Feature

Menyalakan Harapan dari Gereja KAE

Senin, 17 Agu 2026 - 19:07 WITA