Festival Waiblama Meriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda - FloresPos Net

Festival Waiblama Meriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kecamatan Waiblama menggelar Pesona Waiblama, festival budaya Tana Ai dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh tanggal 28 Oktober.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi menghadiri sekaligus membuka secara resmi Festival “Pesona Waiblama” yang bertempat di Bendungan Napunggete, Senin (27/10/2025).

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi dalam sambutannya menekankan pentingnya festival budaya sebagai sarana memperkuat identitas dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

Menurutnya, Tana Ai bukan sekadar nama sebuah wilayah administratif namun dia adalah pusaka budaya, khazanah adat dan jati diri orang Sikka.

“Penyelenggaraan Festival Budaya Tana Ai tidak hanya menjadi ajang hiburan atau promosi pariwisata, melainkan juga wadah untuk melestarikan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal masyarakat Sikka,” ucapnya.

Simon Subandi juga menjelaskan festival ini adalah ikhtiar kolektif untuk merawat ingatan akan warisan leluhur, menguatkan jati diri generasi muda agar mereka mengenal dan bangga dengan akar budayanya, serta memperkuat solidaritas antarelemen masyarakat.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Mayella da Cunha Laporkan Dua Kasus ke Polres Sikka

”Kegiatan budaya seperti Festival Tana Ai juga berpotensi menjadi daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Sikka,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Waiblama, Fransiskus Ismael saat kegiatan menyampaikan bahwa festival ini merupakan momentum penting bagi kaum muda untuk meneguhkan semangat kebersamaan melalui kebudayaan lokal.

Kegiatan ini, kata lsmael dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 dimana Kecamatan Waiblama menggelar Festival Napunggete “Pesona Waiblama” dengan tema “Merawat Warisan, Menyatukan Generasi.”

Kegiatan ini kata dia, menjadi ajang bagi generasi muda untuk melestarikan budaya Tana Ai sekaligus mempererat persaudaraan di antara sesama pemuda yang ada di Kecamatan Waiblama.

“Kami ingin mengajak generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya Tana Ai. Melalui festival ini, kita belajar untuk merawat warisan leluhur sekaligus menyatukan semangat persaudaraan antarwarga,” tuturnya.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Gempa Flores Dilibatkan Dalam Pembangunan Pasca Gempa

Festival yang digelar selama dua hari yakni tanggal 27 hingga 28 Oktober 2025 ini berpusat di Bendungan Napunggete, salah satu lokasi ikonik di wilayah Waiblama.

Beragam kegiatan budaya akan mengisi perayaan ini, mulai dari tarian dan nyanyian khas Tana Ai, teatrikal “Srikandi Dua Toru”, hingga pameran kerajinan dan kuliner lokal yang menampilkan kekayaan hasil kerajinan tangan masyarakat setempat.

Camat Ismael menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah edukasi dan kebanggaan bersama.

“Pesona Waiblama menjadi cermin bahwa pemuda Waiblama siap menjaga nilai-nilai budaya sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

Pemerintah Kecamatan Waiblama berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Tana Ai dan memperkokoh semangat Sumpah Pemuda di tingkat lokal. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru