Angkatan Kerja Manggarai Barat Didominasi Laki-laki, Nganggur 5.123 Orang - FloresPos Net

Angkatan Kerja Manggarai Barat Didominasi Laki-laki, Nganggur 5.123 Orang

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Angkatan kerja (AK) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT didominasi laki-laki. Dari AK tersebut, 5.123 di antaranya tidak bekerja, menganggur.

Theresia P. Asmon, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Nakertranskop UKM) Mabar mengatakan itu menanggapi Florespos.net belum lama berselang di Labuan Bajo.

Diungkapkan, data 2024, BPS baru saja melakukan survei angkatan kerja nasional (Sarkernas), dan untuk 2025 sedang berproses. Data itu di bulan Agustus, rilis 2025, tetapi gunakan data 2024.

Baca Juga :  Nurdin: Tragedi KM. Putri Sakinah Menampar Wajah Indonesia di Panggung Dunia

Di data BPS tersebut, total angkatan kerja di Kabupaten Manggarai Barat 147.525 orang, yang bekerja 142.402, yang tidak bekerja, yang nganggur 5123 orang.

Dari angkatan kerja tersebut didominasi oleh laki-laki, yaitu yang bekerja 78.340 orang, perempuan 64.062 orang.
Dominan pekerja formal yakni di sektor industri rumahan. Paling banyak bergerak di sektor primer untuk yang bekerja ada 9.580. Itu di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan perikanan.

Baca Juga :  BPOLBF Kembali Gelar Teras Ekraf Demi Perkuat UMKM Labuan Bajo

Untuk sektor sekunder ada di industri kecil. Tersier di perdagangan, rumah makan, jasa akomodasi, pelaku UKM. Pariwisata masuk di sektor tersier. Yang bekerja di sektor tersier 38.299 orang, kata Kadis Nakertranskop UKM yang disapa Nei itu. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA