BPOLBF Kembali Gelar Teras Ekraf Demi Perkuat UMKM Labuan Bajo - FloresPos Net

BPOLBF Kembali Gelar Teras Ekraf Demi Perkuat UMKM Labuan Bajo

- Jurnalis

Jumat, 3 Mei 2024 - 11:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menggelar Teras Ekraf Vol 2. Hal dimaksud demi memperkuatkan promosi UMKM di Labuan Bajo Manggarai Barat (Mabar) Flores Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan bersama Dinas Pariwisata  Ekonomi Kreatif dan Budaya (Disparekrafbud) Kabupaten Mabar itu dilaksana pada Sabtu 27 April 2024 lalu di Promenade Marina Labuan Bajo ibu kota Mabar Flores NTT.

Teras Ekraf adalah konsep pasar yang dilaksanakan di akhir pekan dengan aktivitas utama jual-beli produk UMKM lokal Floratama (Flores, Lembata, Alor, dan Bima) agar dapat memberi ruang bagi para pelaku UMKM mempromosi produk mereka dan memberikan alternatif kegiatan bagi komunitas.

Tujuan event ini untuk mencipta dan memperluas akses pasar dan peningkatan promosi produk- produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Labuan Bajo.

Fransiskus Saverius Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF, mengatakan gelaran Event Teras Ekraf 2024 merupakan pameran produk ekonomi kreatif yang dipadukan dengan pertunjukan seni untuk mempromosikan dan menarik minat visitor yang sedang bertamu ke Labuan Bajo.

Baca Juga :  Elemen Warga Pulau Longos Apresiasi Terobosan Balai Besar KSDA NTT, In Flores, dan LNBM

“Ini menjadi salah satu cara kita untuk menunjukkan kepada wisatawan, bahwa ada aktivitas sebagai daya tarik saat mereka berkunjung ke Labuan Bajo,” kata Frans Teguh.

Mereka, ungkap Frans Teguh, bisa mempertimbangkan beberapa aktivitas untuk dilakukan di dalam kota setelah berkunjung ke pulau karena ada event-event seperti Teras Ekraf yang mana mereka bisa melihat sekaligus berbelanja produk lokal selain menikmati suasana ambience Labuan Bajo. Ini juga menjadi tantangan bagi wisatawan mempromosikan tempat ini, ujarnya.

Masih Frans Teguh, Event Teras Ekraf 2024 merupakan salah satu cara  memperkenalkan ruang publik yang sudah ada dan mengaktivasinya sehingga terjadi perputaran ekonomi di Labuan Bajo Flores.

Ke depan, kegiatan ini akan diadakan di ruang-ruang publik yang telah ada di Labuan Bajo, termasuk di Parapuar.

“Selanjutnya event ini akan diselenggarakan Mei mendatang di Parapuar, ” kata Frans Teguh.

Olivia, salah seorang pengunjung/wisatawan dari Bandung mengakui sangat senang mengikuti event Teras Ekraf. Event ini menjadi opsi lain bagi wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Baca Juga :  BPOLBF Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisata di TN Komodo Selama Nataru

Menurutnya, Teras Ekraf acaranya seru. Lokasi yang dipilih juga strategis, mudah diakses pengunjung. Temanya banyak, variasi. Mulai makanan-minuman sampai kriya. pengunjung bisa sekalian belanja produk lokal untuk oleh-oleh.

Aktivitas acaranya juga enjoyable. Dari live musik dan pertunjukan seni sampai interaksi dengan pengunjungnya banyak. Ada kuis, Pengunjung juga diajak menari bersama. Sukses terus Teras Ekraf, komentar Olivia.

Pelaksanaan Teras Ekraf ini melibatkan 20 tenant binaan BPOLBF dan Disparekrafbud: 1 Kriya, 5 Fesyen dan 14 Kuliner yaitu: (1) Rejeleleng, (2) Ummah, (3) sobakar, (4) Dapur Dite, (5) GDJ.

Seterusnya, (6) Sekangku, (7) Kananta Art Shop, (8) Songke Rely, (9) Mata leso ge, (10) Sari Toga Komodo, (11) Pande Kopi, (12) Kameku, (13) KEDAI ECO, (14) Sambal kapten, (15) Cyen Food, (16) Mamoy Snack, (17) Exo flores/toxic, (18) Molas Fatimah, (19) Meruorah (industri), (20) Mata Manuk.

Laporan Teras Ekraf menyebutkan bahwa jumlah pengunjung 726 orang dengan nilai tranksaksi Rp. 23.741.000 selama sehari penyelenggaraan event itu. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup
Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU
22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya
GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1
Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:53 WITA

Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:08 WITA

UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:21 WITA

22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere

Berita Terbaru