ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak 22 gerai atau gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dibangun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara di Kabupaten Ende telah rampung.
Namun hingga saat ini 22 gerai tersebut belum beroperasi atau menjalankan aktivitas bisnis baik penjualan sembako dan kegiatan koperasi serta aktivitas bisnis lainnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Valentinus Majurutu yang dikonfirmasi Florespos.net, Senin (3/8/2026) siang mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan bahwa saat ini sebanyak 22 gedung atau gerai telah rampung secara fisik.
Namun setelah rampung dibangun 22 gedung KDMP yang dibangun oleh PT Agrinas tersebut belum beroperasi karena belum dilengkapi dengan fasilitas pendukung.
“Hingga saat ini sebanyak 22 bangunan gerai KDMP sudah rampung tetapi belum dimanfaatkan karena fasilitas penunjang belum disiapkan dan belum dilakukan verifikasi”.
“Fasilitas penunjang atau kelengkapan di gerai itu seperti meja, rak, kursi, lemari hingga barang dagangan. Semua itu disiapkan oleh PT Agrinas,” kata Kadis Koperasi Ende.
Dikatakannya informasi yang didapatkan oleh Dinas Koperasi bahwa dalam waktu dekat ada lima gerai yang akan segera dilengkapi fasilitasnya.
“Informasi yang kami dapat dalam waktu dekat ada lima yang gerai yang fasilitas penunjangnya segera disiapkan”.
Valentinus juga menginformasikan saat ini di Kabupaten Ende ada 14 Koperasi Desa Merah Putih yang sudah beroperasi. Empat belas koperasi tersebut beroperasi atau menjalankan usaha atas inisiatif pengelola dan pengurus di desa.
Mereka beroperasi dengan skema penjualan sembako memanfaatkan fasilitas milik pemerintah desa yaitu menggunakan salah satu ruang di kantor desa dan aset bangunan milik pemerintah desa.
“Para pengelola menjalankan usaha dengan memanfaatkan ruang kantor desa atau aset pemerintah. Mereka menjalankan usaha dengan inisiatif sendiri sebelum bangunan gerai KDMP disiapkan pemerintah melalui PT Agrinas”.
Sejauh ini aktivitas 14 koperasi tersebut masih berjalan dengan skema bisnis penjualan sembako di desa.
Pemerintah melalui Dinas Koperasi sudah melaksanakan pelatihan kepada pengelola sejak tahun lalu. Satu KDMP mengutus dua orang untuk mengikuti pelatihan.
Dinas Koperasi juga akan terus melakukan pengawasan dari sisi pengelolaan dan manajemen serta melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola.
Untuk diketahui jumlah Desa di Kabupaten Ende sebanyak 255 dan jumlah kelurahan ada 23. Secara legalitas sudah memiliki badan hukum dan akta notaris pendirian KDMP.
Saat ini sebagian besar gerai atau gedung KDMP dalam tahap pembangunan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










