LABUAN BAJO, FLORESPOS.net– Elemen warga Pulau Longos Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan apresiasi atas kepedulian dari Balai Besar KSDA NTT, In Flores dan Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) yang melakukan kolaborasi pelatihan peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) dan peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan dan Hasil Produksi bagi warga dua desa di Pulau Longos yakni Desa Nanga Kanor Barat, Kecamatan Macang Pacar, dan warga Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat selama lima hari sejak 10 hingga 13 Februari 2026.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Kelompok Kabrina Desa Nanga Kantor Barat, Ibu Elfira, dan Ketua Kelompok Mekar Baru, Desa Pontianak Ibu Suryati di Kampung Bajo, Pontianak, baru-baru ini.
Ibu Elfira mengakui pelatihan yang diselenggarakan Balai Besar KSDA NTT yang menggandeng LNBM dan STIE Karya dengan dukungan In Flores gef UNDP, Kementerian Kehutanan, North Landscape and Seascape merupakan kolaborasi yang luar biasa sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan sukses dan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi kelompok ke depannya.
“Saya atas nama KTH Kabrina menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Balai Besar KSDA NTT, In Flores gef UNDP, Kementerian Kehutanan, North Landscape and Seascape, LMNB dan STIE Karya Ruteng,” kata Elfira.
Apresiasi yang sama disampaikan Ketua KTH Mekar Baru Ibu Suryati. Menurut Ibu Suryati kehadiran Tim LNBM, Dosen STIE Karya, dan North Landscape Seascape Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si, serta utusan KSDA Wilayah 2 NTT melalui Kepala Resor KSDA Wilayah Labuan Bajo Sahudin dan Ferdinandus Boy Kali & Arakib R. Wuran Penyuluh Kehutanan Bidang KSDA Wilayah II Ruteng turut mempercepat pembentukan KTH dan pelbagai persyaratan dan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan dalam pembentukan KTH.
Berkat kolaborasi yang baik antara Balai Besar KSDA NTT, LNBM,STIE Karya dengan dukungan In Flores gef UNDP, Kementerian Kehutanan, North Landscape and Seascape maka pelaksanaan dua kegiatan peningkatan kapasitas KTH dan peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan dan Hasil Produksi bisa tuntas dalam satu dua hari. Ini luar biasa yang patut kami apresiasi, kata Ibu Suryati.
Apresiasi yang sama disampaikan Kades Pontianak, Syarifudin, S.Ag. “Dari hati yang dalam kami menyampaikan terima kasih kepada In Flores, Balai Besar KSDA NTT, KSDA Wilayah 2 NTT, LNBM dan STIE Karya,” kata Kades Syarifudin.
Kembangkan Aneka Usaha
Untuk diketahui, dua kelompok perempuan di Pulau Longos yakni Kelompok Peremuan Mekar Baru Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, dan kelompok Kabrina Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat menyatakan siap untuk memproduksikan Abon ikan Cara, salome ikan, kerupuk ikan, ikan kering packing, dan tutumpi ikan.
Kesiapan untuk memproduksikan abon ikan, salome ikan dan aneka hasil olahan ikan di atas disampaikan dua kelompok peningkatan kapasitas kelompok perempuan Pulau Longos tepatnya Kelompok Mekar Baru Desa Pontianak, Kecamatan Boleng dan Kelompok Kabrina Desa Nanga Kangor Barat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
Ada pun pengurus inti dua kelompok ini di mana Mekar Baru dipimpin Ibu Suryati (Ketua), Mandasia (Sekretaris), dan Fitriani (Bendahara). Sementara Kelompok Tani Hutan (KTH) Kabrina Desa Nanga Kantor, Kecamatan Macang Pacar dengan komposisi pengurus Elfira (Ketua), Afriani (Sekretaris), dan Arianan Sofitra (Bendahara).
Komitmen dua kelompok ini disampaikan di hadapan North Landscape Seascape Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si; Kepala Resor KSDA Wilayah Labuan Bajo Sahudin, Tim LNBM, Kades Pontianak Syarifudin, S.Ag, dua dosen STIE Karya Kordianus Larum, S.Ak, M.Ak dan Rikardus Nardin, S.E., M.M.
“Kami siap memproduksi dan memasarkan aneka produk abon ikan cara, kerupuk ikan, ikan salome, ikan kering packing, tutumpi ikan.”
Kelompok Usaha Mekar Baru dan Sabrina dibentuk usai 30 perwakilan perempuan dari dua desa sasaran mengikuti peningkatan kapasitas kelompok perempuan dan pengelolaan keuangan dan hasil produksi yang diselenggarakan Balai Besar KSDA NTT yang berlangsung di Kantor Desa Pontianak sejak Senin (9/2/2026) hingga Kamis (12/2/2026).
Balai Besar KSDA NTT melaksanakan pelatihan pada 6 desa di mana ada 2 desa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yakni Desa Pontianak dan Desa Nanga Kantor Barat.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Timur tepatnya di Desa Nanga Mbaur dan Desa Golo Lijun, dan dua desa lainnya di Kabupaten Ngada tepatnya di Desa Lengko Sambi Utara dan Desa Tadho.
Dalam peningkatan kapasitas ini Balai Besar KSDA NTT melibatkan LNBM dengan narasumber dari STIE. Kegiatan ini terselenggara atas dukungan IN FLORES GEF UNDP, Kementerian Kehuhutanm North Landscape and Seascape.
Untuk menyukseskan kegiatan di Pontianak, LNBM mempercayakan dan menugaskan beberapa nara sumber untuk membekali KTH yang dibentuk yakni North Landscape Seascape Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si; Kepala Resor KSDA Wilayah Labuan Bajo Sahudin dan Ferdinandus Boy Kali & Arakib R. Wuran Penyuluh Kehutanan Bidang KSDA Wilayah II Ruteng.
Sementara dari STIE Karya yang dipercaya jadi narasumber untuk kegiatan di Pontianak yakni Kordianus Larum, S.Ak, M.Ak dan Rikardus Nardin, S.E., M.M.
Sementara untuk kegiatan di Pota, Kabupaten Manggarai Timur yang dipercaya menjadi narasumber dua dosen STIE Herlulianus Sapa Yovan, S.Akun.,MM dan Maria Y.D. Mahin, SS.,MM.
Sementara dua dosen STIE Karya lainnya Rosalia Heldy Nono, S.Kg.,MM dan Leonardus W.D. Setiawan, SE.,MM menjadi narasumber pelatihan serupa di Riung, Kabupaten Ngada.
Dalam program pengabdian masyarakat ini, para dosen STIE ini membawakan materi ceramah dalam kegiatan pembentukan dan peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan materi di antaranya membahas tema di antaranya Pengembangan KTH: pengembangan kelembagaan KTH Pengembangan Kapasitas Anggota KTH, dan pengembangan jaringan; Pembukuan Keuangan KTH, Monitoring, dan Evaluasi Pencatatan Keuangan; Pelaporan Keuangan KTH; Latihan pembukuan dan latihan dan latihan pelaporan, dan Latihan pengawasan keuangan.
Dari beberapa materi di atas para dosen membahas secara rinci terkait Job Description Pengurus KTH; Pemasaran dan Promosi : Strategi Pemasaran Hasil Hutan, Teknik Promosi Hasil Hutan, dan Pengembangan Jaringan Pemasaran; perencanaan keuangan KTH; Latihan Perencanaan keuangan.
Selain dosen STIE turut membawakan materi saat kegiatan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat desa Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th; dan tiga kru LNBM Antonius Mbukut, S.Fil, M.Th; Walburgus Abulat, S.Fil dan Fransiskus Xaverius Suwardi, S.Fil. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










