MBAY, FLORESPOS.net-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat.
Terkait hal itu Ketua Komisi 4 DPRD NTT, Patris Laliwolo, langsung menghubungi Pertamina untuk meminta informasi dan bantuan terkait masalah ini.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD NTT, Patris Laliwolo, kepada Florespos.net, Jumat (3/10/2025).
Menurut hasil komunikasi antara Patris Lali Wolo, Direktur Pertamina NTT, Andry, dan Manager Pertamina NTT 3 Wilayah Nagekeo dan Ngada, Bayu Fadillah, mengatakan bahwa kelangkaan BBM disebabkan oleh kerusakan pada kapal tanker yang membawa BBM ke wilayah tersebut. Hal ini menyebabkan keterlambatan suplai BBM dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pengiriman.
Patris mengatakan berdasarkan hasil komunikasi bahwa Pertamina telah memprioritaskan penyaluran BBM ke wilayah Ngada dan Nagekeo, terutama di SPBU yang berada di tengah kota.
“Stok Pertalite telah tersedia di Depot Ende dan sedang dalam proses pengiriman ke Ngada dan Nagekeo,” ujarnya.
Kerja sama antara pemerintah dan Pertamina sangat penting dalam memulihkan stok BBM di wilayah Ngada dan Nagekeo. Pertamina berkomitmen untuk melakukan upaya terbaik untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah tersebut.
Masyarakat di Ngada dan Nagekeo diharapkan untuk tetap tenang dan sabar menunggu proses pemulihan stok BBM. Pertamina dan pemerintah akan melakukan upaya terbaik untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah tersebut. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










