Berdiri 1953, Gedung SDK Rewas di Manggarai Barat Rusak Parah - FloresPos Net

Berdiri 1953, Gedung SDK Rewas di Manggarai Barat Rusak Parah

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Gedung SDK Rewas di Manggarai Barat.

Kondisi Gedung SDK Rewas di Manggarai Barat.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kondisi gedung SDK Rewas di Desa Lumut, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT rusak parah. Mohon segera diperbaiki pemerintah.

Demikian Bernadus Ambat, anggota DPRD Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada media ini di Labuan Bajo, Selasa (2/9/2025).

Ambat mengatakan itu usai menjalani kegiatan reses pada masa sidang 3 DPRD Mabar tahun sidang 2025  di 4 desa di Kecamatan Ndoso baru-baru ini, termasuk mengunjungi SDK (Sekolah Dasar Katolik) Rewas.

Hasil pantauan dan rekaman pertemuan dengan berbagai pihak  saat reses tersebut, kondisi SDK Rewas  sangat memprihatinkan, tidak layak dijadikan tempat kegiatan belajar mengajar (KBM), ujar Ambat.

Diungkapkan, kondisi sejumlah ruang kelas di SDK Rewas kini rusak parah. Atapnya banyak yang rusak/robek, hancur, bahkan ada yang terlepas tidak sisa. Lantainya juga hancur,  kembali jadi lantai tanah dan berdebu, sebelumnya semen. Meski begitu, tetap digunakan buat KBM karena tidak ada lagi ruang kelas yang layak.

Baca Juga :  Buruk, Kondisi Jalan Waning– Kalo–Metang–Simpang Rewas

SDK Rewas didirikan 1953, sekarang berusia 72 tahun. Jumlah rombongan Belajar (Rombel) 8, dan siswa saat ini sebanyak 126 orang.

Dari sejumlah ruang kelas di SDK Rewas, kecuali 3 yang layak, lainnya rusak parah. Ruang guru, kantor, ruang perpustakaan digabung satu, kondisinya pun rusak. Ruang perpustakaan dipakai untuk ruang kelas dan kondisinya juga rusak, lantainya hancur.

Kata Ambat, awalnya dia peroleh gambaran kondisi SDK Rewas dari tokoh pendidik, komite sekolah dan tokoh masyarakat yang hadir pada kegiatan reses di  tempat yang tidak jauh dari SDK Rewas.

Disaksikan, saat monitoring di sela-sela reses itu, terlihat kondisi gedung SDK Rewas rusak parah. Atap telah tiada, tak terhitung  yang akan terlepas karena kropos termakan usia, lantai juga demikian.

“Benar-benar memprihatinkn kondisinya. Di usia 72 tahun, tentu begitu banyak alumni yang sudah dan akan disumbang lembaga itu kepada bangsa dan negara ini,” kata Ambat.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Harus Konsen Urus Pangan

Masih Ambat,  dia kagumi dedikasi para guru yang masih setia mengajar dalam kondisi fasilitas gedung dan ruang kelas SDK Rewas yang demikian parah. Mereka tetap semangat menjalankan tugas demi mencerdaskan dan menyiapkan generasi bangsa.

“Proficiat untuk para guru SDK Rewas,” komentar Ambat.

Lanjut Ambat, kondisi serupa juga dengan SDK Golo Momol, Desa Momol. Ada 2 ruang kelas yang sudah rusak. Lantai, tembok dinding, dan atapnya juga sudah rusak karena termakan usia.

Gedung ini  merupakan bangunan pertama  yang didirikan sejak SDK Golo Momol ada. Pernah direhab lantai dan dinding pada awal pemekaran Manggarai Barat, namun kondisinya saat ini sudah kembali menjadi lantai tanah dan berdebu.

Jumlah Rombel di SDK Golo Momol 10. Total murid 179 orang. Sekolah ini juga butuh meubeler, yakni meja dan kursi, tutup Ambat yang juga reses di Desa Momol,  Wae Buka, Ndoso, dan Desa Lumut. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA