Keempat, memperkuat nilai moderasi beragama. Setiap umat beragama harus mempromosikan dan mengejawantahkan pengamalan cara pandang, sikap, praktik keagamaan yang moderat.
Kelima, mewujudkan perdamaian. Setiap umat beragama harus menebarkan kebajikan dan kedamaian, mengatasi konflik dengan prinsip adil dan berimbang serta berpedoman pada konstitusi.
Keenam, menghargai kemajemukan dengan menjaga kebebasan akal, kebebasan berekspresi, dan kebebasan beragama. Setiap umat beragama harus menerima keragaman sebagai anugerah dan karenanya bersikap terbuka terhadap perbedaan.
Ketujuh, menaati komitmen berbangsa. Setiap umat beragama harus menjadikan Pancasila sebagai falsafah negara dan UUD 1945 sebagai panduan kehidupan umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rating Intoleransi di Indonesia Naik
Sementara RD. Dr. Hironimus Bandur dal;am materinya antara lain membeberkan fakta di mana rating intoleransi di Indonesia justru naik.
Menurutnya, tema citra moderasi beragama di tengah situasi intoleransi pada dasarnya sebuah gugatan terhadap actus-actus promosi moderasi beragama pada hampir segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia akhir-akhir ini.
“Sudah sampai di mana nilai-nilai moderasi beragama menjadi bagian dari prilaku sosial keagamaan masyarakat?,” tanya Romo Hironimus retoris.
Pertanyaan ini, lanjut Romo Hiro beralasan karena faktanya rating intoleransi di Indonesia sejak 2023 justru terus naik. “Situasi ini paradoks dengan konteks keberagaman Indonesia, dan asimetris dengan fakta pluralitas bangsa Indonesia,” katanya.
Menurut Romo Hiro sikap yang tepat menghadapi kelompok intoleran tetap kritis dan konstruktif; tegas namun tetap dialogis; solid dalam jaringan lintas identitas; efektifkan media sosial untuk kampanye moderasi beragama; dan mendesak pemerintah pusat/daerah/setempat untuk mengatur Perda secara adil dan inklusif.
Selain materi dari narasumber, seminar ini juga perkaya dengan diskusi dan aneka pertanyaan kritis yang disampaikan para siswa dan dijelaskan para narasumber. Kegiatan seminar ini juga berlangsung meriah.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










