52 ODGJ Masih Terpasung, Wabup Manggarai Timur Ajak Ambil Bagian dalam Program ODGJ Berbasis Komunitas - FloresPos Net

52 ODGJ Masih Terpasung, Wabup Manggarai Timur Ajak Ambil Bagian dalam Program ODGJ Berbasis Komunitas

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Sejak tahun 2022, jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data, tercatat sejak tahun 2022, jumlah ODGJ di Manggarai Timur sebanyak 545 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan pada tahun 2023 menjadi 722 ODGJ, tahun 2024 tercatat sebanyak 756 ODGJ dan tahun 2025 tercatat 779 ODGJ.

“Dari jumlah tersebut, 52 orang masih dipasung,” sebut Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, di Borong, Selasa (26/2025).

Tarsisius menjelaskan, ODGJ adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku dan perasaan. Gangguan itu termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Baca Juga :  BPOLBF Harap Festival Kopi Lembah Colol Angkat Berbagai Potensi Wisata Matim

“Masalah kesehatan jiwa ini merupakan isu global yang jika tidak segera ditangani dapat mengalami peningkatan setiap tahunnya,” katanya.

Kata Tarsisius, di Kabupaten Manggarai Timur jumlah ODGJ mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, jumlah ODGJ sebanyak 545 orang. Pada tahun 2023 menjadi 722 ODGJ, tahun 2024 tercatat 756 ODGJ dan tahun 2025 tercatat 779 ODGJ.

Tarsisius menyebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus berupaya menangani masalah kesehatan jiwa.

Pada tahun 2022, kata Tarsisius, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membentuk Tim Pelaksana Upaya Kesehatan Jiwa Masyarakat Desa (TPKJMD).

Baca Juga :  Manfaat Pare untuk Menurunkan Gula Darah Berdasarkan Penelitian

Tim yang dibentuk tersebut terdiri dari para Kepala Desa, Lurah, Kepala Puskesmas, para Camat, pimpinan OPD serta lintas sektor.

Selain tu juga dilaksanakan pelatihan untuk tenaga kesehatan jiwa di 29 puskesmas di Kabupaten Manggarai Timur .

“Juga ada kerja sama Dinas Kesehatan dan Ayo Indonesia, Kelompok Kasih Insani dan anggota TPKJMD dan beberapa lembaga lain yang dengan semangat yang sama untuk menangani ODGJ,” kata Tarsisius.

Selain kepada tim dan para para pihak tersebut, Tarsisius mengajak masyarakat untuk bersama berkomitmen dan bekerja serta mengambil bagian dalam Program ODGJ berbasis komunitas yang tengah dilakukan di Kabupaten Manggarai Timur. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA