BORONG, FLORESPOS.net-Sejak tahun 2022, jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Berdasarkan data, tercatat sejak tahun 2022, jumlah ODGJ di Manggarai Timur sebanyak 545 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan pada tahun 2023 menjadi 722 ODGJ, tahun 2024 tercatat sebanyak 756 ODGJ dan tahun 2025 tercatat 779 ODGJ.
“Dari jumlah tersebut, 52 orang masih dipasung,” sebut Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, di Borong, Selasa (26/2025).
Tarsisius menjelaskan, ODGJ adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku dan perasaan. Gangguan itu termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.
“Masalah kesehatan jiwa ini merupakan isu global yang jika tidak segera ditangani dapat mengalami peningkatan setiap tahunnya,” katanya.
Kata Tarsisius, di Kabupaten Manggarai Timur jumlah ODGJ mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, jumlah ODGJ sebanyak 545 orang. Pada tahun 2023 menjadi 722 ODGJ, tahun 2024 tercatat 756 ODGJ dan tahun 2025 tercatat 779 ODGJ.
Tarsisius menyebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus berupaya menangani masalah kesehatan jiwa.
Pada tahun 2022, kata Tarsisius, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membentuk Tim Pelaksana Upaya Kesehatan Jiwa Masyarakat Desa (TPKJMD).
Tim yang dibentuk tersebut terdiri dari para Kepala Desa, Lurah, Kepala Puskesmas, para Camat, pimpinan OPD serta lintas sektor.
Selain tu juga dilaksanakan pelatihan untuk tenaga kesehatan jiwa di 29 puskesmas di Kabupaten Manggarai Timur .
“Juga ada kerja sama Dinas Kesehatan dan Ayo Indonesia, Kelompok Kasih Insani dan anggota TPKJMD dan beberapa lembaga lain yang dengan semangat yang sama untuk menangani ODGJ,” kata Tarsisius.
Selain kepada tim dan para para pihak tersebut, Tarsisius mengajak masyarakat untuk bersama berkomitmen dan bekerja serta mengambil bagian dalam Program ODGJ berbasis komunitas yang tengah dilakukan di Kabupaten Manggarai Timur. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Wentho Eliando










