Kampanye Anti Traficking, Ketua Relawan Jaringan JPIC Sampaikan Tiga Hal Ini ke Pemkab Ende

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Relawan jaringan JPIC Flores Bagian Timur yang datang dari berbagai latar belakang baik biarawan, biarawati, kelompok kategorial dan Perempuan Lintas Agama (Pelita) serta OKP dan instansi pemerintah menggelar kampanye anti Traficking atau perdagangan manusia.

Kampanye tersebut dilakukan dengan konvoi keliling Kota Ende dan dilepas oleh Bupati Ende di halaman biara suster SSpS Ende, Jumat (25/7/2025) pagi.

Ketua Jaringan Relawan JPIC, Sr Wilhelmina Kato, SSpS mengatakan perdagangan manusia selama ini sungguh sadis karena itu  perlu memperkuat keluarga-keluarga dan masyarakat pada umumnya agar cerdas dalam merantau.

Perdagangan Orang adalah Kejahatan kemanusian yang terorganisir dan masif maka harus disikapi bersama.

Baca Juga :  Kali Aesesa di Nagekao Meluap, Puluhan Hektar Sawah Petani Tergerus Banjir

Pada kesempatan itu Sr Wilhelmina menyampaikan dan memohon tiga hal kepada pemerintah daerah. Hal tersebut sifatnya mendesak berkaitan dengan pencegahan tindak perdagangan manusia.

Tiga hal mendesak tersebut yaitu pemerintah perlu mengeluarkan regulasi seperti perda dan perdes, tingkatkan peran gugus tugas dan kolaborasi untuk isu kemanusiaan.

“Kita butuh Perbup dan Perda, serta perdes bagi masing-masing desa. Tingkatkan peran gugus tugas di Kabupaten Ende agar kehadirannya sungguh menggigit.  Kami mohon kiranya kolaborasi yang sudah dimulai dengan isu kemanusiaan ini perlu ditingkatkan,” kata Sr. Wilhelmina.

Sr Wilhelmina mengatakan alasan mendasar  berkampanye menjelang Hari Anti Trafficking atau hari Anti perdagangan manusia sedunia karena JPIC SSpS Flores bagian timur bersama dengan jaringan Relawan SSpS ingin menggedor nurani seluruh warga masyarakat Kabupaten Ende yg masih lelap diatas 16 Peti mati di tahun 2025 dari Januari sampai Juli.

Baca Juga :  OMK Stasi Santo Fransiskus Asisi Ize Tanam 200 Anakan Pohon di Mata Air Mba Warani Ngada

Alasan lain yaitu ingin melakukan edukasi besar besaran kepada masyarakat akar rumput sampai pada masyarakat tingkat menengah agar tidak asing dengan isu ini.

Pertanyaan untuk direnungkan masih adakah hati yang membatu ketika mendengar 35 ton ginjal manusia Korban Perdagangan Manusia yang  berhasil diringkus oleh pihak keamanan untuk dikirim ke Kamboja? Masih mungkinkah saya, anda kita semua tersenyum.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting
Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas
Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat
Pelindo Maumere Harapkan Tahun 2026 Kapal Penumpang Sudah Sandar di Dermaga Empat
PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan
Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’
Empat Warga Kalo Reok Barat Temukan Jenazah Siswa yang Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai
ASN PPPK Paruh Waktu Guru dan Nakes di Manggarai Timur Terima SK–Ini Rincian Gajinya
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:41 WITA

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting

Senin, 19 Januari 2026 - 19:24 WITA

Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas

Senin, 19 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat

Senin, 19 Januari 2026 - 17:36 WITA

PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan

Senin, 19 Januari 2026 - 16:38 WITA

Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’

Berita Terbaru

Opini

Rasio vs Emosi: Menyikapi Narasi “Darurat 7 Hari”

Senin, 19 Jan 2026 - 21:58 WITA