Usai Menangkap Ikan di Teluk Lembata, Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal - FloresPos Net

Usai Menangkap Ikan di Teluk Lembata, Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Tim SAR gabungan  menemukan Mansur Mitene, Laki-laki berusia 70 tahun yang beralamat di Desa Dulitukan kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam keadaan meninggal dunia usai mencari ikan di Perairan Teluk Lembata (Tanjung Dulitukan).

“Kronologi yang Kami dapatkan dari Kepala  BPBD Lembata bahwa korban pada Tanggal 22 Juli 2025 Pukul 09.00 Wita berangkat melaut sendiri untuk mencari ikan dengan menggunakan pukat,” sebut Fathur Rahman Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Maumere Selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Selasa (23/7/2025).

Fathur sebutkan, hingga waktu dilaporkan ke Unit Siaga SAR Lembata, pihak keluarga dan masyarakat setempat hanya menemukan sampan korban di tepi pantai dan meminta bantuan SAR.

Baca Juga :  Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026

Ia menerangkan, Tim SAR Gabungan setelah menerima informasi pada tanggal 22 Juli 2025 langsung di berangkatkan menuju lokasi kejadian dan pencarian hari pertama masih nihil karena jarak pandang yang terbatas pada malam hari.

“Pada pencarian hari kedua hari ini (23/7/2025) Tim SAR Gabungan yang menggunakan Alat utama Rubber Boat Unit Siaga SAR Lembata, Rubber Boat BPBD dan kapal nelayan melaksanakan pencarian sejak Pukul 07.00 Pagi di sekitar lokasi kejadian,” terangnya.

Fatrhur mengatakan, sekitar Pukul 09.30 Wita Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di kedalaman 4 meter di bawah permukaan laut Tanjung Dulitukan dan jarak 100 Meter dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Bapenda Manggarai Barat Terus Maksimalkan Penerimaan PAD

Ia menyebutkan, selanjutnya jenazah korban di bawah ke Puskesmas Way Pukang Lembata untuk mendapatkan  penanganan sesuai prosedur yang berlaku terkait penanganan jenasah.

“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan  meninggal dunia, mewikili tim SAR Gabungan yang berada di Lembata menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan semoga di beri ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Fathur tak lupa menyampaikan  apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Tim SAR Gabungan dalam pelaksanaan operasi SAR di Lembata dimana operasi SAR ini berhasil atas dasar misi kemanusiaan dan sinergi semua pihak sebagai Tim SAR Gabungan. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 19:54 WITA

Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru