ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda hadir di tengah keluarga besar Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) St Ursula Ende, Sabtu (12/7/2025) pagi.
Bupati Yoseph hadir melepas 173 mahasiswa sekolah tinggi tersebut untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Ende, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Flores Timur, Lembata dan Sumba Timur.
Bupati Yoseph didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ende, Adrianus Yosafat Muda.
Pada kesempatan itu, Bupati Yoseph mengapresiasi lembaga pendidikan STPM St Ursula yang konsen mendampingi masyarakat desa.
Kata Bupati Yoseph, lembaga pendidikan ini memiliki motto Serviam yang artinya ‘saya melayani’ sejalan dengan pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wabup Domi Mere.
“STPM punya motto yang bagus Serviam yang artinya saya melayani. Motto ini sangat cocok dengan motto kami paket Deo Do yang artinya Tuhan saya memberi,” katanya.
Bupati Yoseph juga mengatakan datang ke kampus ini karena sekolah ini memiliki tujuan mulia melayani masyarakat di desa.
Bupati Yoseph mengatakan bahwa STPM St Ursula memiliki visi misi yang sama dengan pemerintah Kabupaten Ende maka kedepannya pemerintah akan berkolaborasi dengan lembaga ini.
“Setelah KKN, kita akan berkolaborasi dalam kegiatan lain, kita ingin libatkan STPM dalam kegiatan-kegiatan di desa. Kita butuh pikiran dan pengetahuan dari lembaga ini untuk membangun desa,” katanya.
Bupati Yoseph berharap ratusan mahasiswa STPM yang akan melaksanakan kegiatan KKN diharapkan bisa merubah paradigma masyarakat.
Bupati Yoseph juga berharap mahasiswa membantu pemerintah desa dan masyarakat memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi Merah Putih.
“Kita punya 278 desa dan kelurahan, bantu pemerintah desa untuk perkuat BUMDes dan Koperasi Merah Putih,” katanya
Jadi Duta STPM St Ursula
Ketua STPM St Ursula Ende, Yulita Eme menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ende yang telah hadir dalam kegiatan ini dan melepas mahasiswa KKN.
“Kami sangat senang Bupati Ende hadir di kampus ini. Kedepannya STPM St Ursula siap berkolaborasi dengan pemerintah membangun daerah ini,” katanya.
Yulita mengatakan mahasiswa yang akan menjalani KKN ini sudah dibekali. Kegiatan ini adalah bentuk perwujudan misi STPM untuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan KKN menjadi ruang belajar dan berbagi antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa belajar dari masyarakat dan masyarakat belajar dari mahasiswa.
Yulita juga menegaskan bahwa mahasiswa yang akan menjalani KKN adalah duta kampus di tengah masyarakat.
“Jadilah duta kampus di tengah masyarakat, bawalah spirit Serviam ke tengah masyarakat,” pesan Yulita.
Dihadapan bupati dan Kepala Dinas PMD Ende, Yulita menitipkan mahasiswanya. “Meski sudah dibekali namun masih ada kekurangan maka kami titip anak-anak kami di masyarakat”.
Ketua LP2M STPM St Ursula Ende, Richardus B. Toulwala mengatakan KKN kali ini bertemakan “Desa Bangkit Bersama BUMDes, Menata Usaha, Mewujudkan Harapan”.
Sesuai tema tersebut, mahasiswa diharapkan fokus pada penguatan kelembagaan BUMDes, penataan usaha desa serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Ia mengatakan kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian tetapi juga sebagai wujud nyata kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa dan mendukung pembangunan di daerah baik kabupaten maupun pemerintah provinsi NTT.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










