Lepas Mahasiswa KKN, Bupati Ende Katakan Kedepannya Akan Berkolaborasi dengan STPM Sanur - FloresPos Net

Lepas Mahasiswa KKN, Bupati Ende Katakan Kedepannya Akan Berkolaborasi dengan STPM Sanur

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda hadir di tengah keluarga besar Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) St Ursula Ende, Sabtu (12/7/2025) pagi.

Bupati Yoseph hadir melepas 173 mahasiswa sekolah tinggi tersebut untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Ende, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Flores Timur, Lembata dan Sumba Timur.

Bupati Yoseph didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ende, Adrianus Yosafat Muda.

Pada kesempatan itu, Bupati Yoseph mengapresiasi lembaga pendidikan STPM St Ursula yang konsen mendampingi masyarakat desa.

Kata Bupati Yoseph, lembaga pendidikan ini memiliki motto Serviam yang artinya ‘saya melayani’ sejalan dengan pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wabup Domi Mere.

“STPM punya motto yang bagus Serviam yang artinya saya melayani. Motto ini sangat cocok dengan motto kami paket Deo Do yang artinya Tuhan saya memberi,” katanya.

Bupati Yoseph juga mengatakan datang ke kampus ini karena sekolah ini memiliki tujuan mulia melayani masyarakat di desa.

Bupati Yoseph mengatakan bahwa STPM St Ursula memiliki visi misi yang sama dengan pemerintah Kabupaten Ende maka kedepannya pemerintah akan berkolaborasi dengan lembaga ini.

Baca Juga :  Pelantikan DPC Partai NasDem se-Flores Timur, Edi Endi: Kibarkan Pataka dan Wujudkan Restorasi Indonesia

“Setelah KKN, kita akan berkolaborasi dalam kegiatan lain, kita ingin libatkan STPM dalam kegiatan-kegiatan di desa. Kita butuh pikiran dan pengetahuan dari lembaga ini untuk membangun desa,” katanya.

Bupati Yoseph berharap ratusan mahasiswa STPM yang akan melaksanakan kegiatan KKN diharapkan bisa merubah paradigma masyarakat.

Bupati Yoseph juga berharap mahasiswa membantu pemerintah desa dan masyarakat memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi Merah Putih.

“Kita punya 278 desa dan kelurahan, bantu pemerintah desa untuk perkuat BUMDes dan Koperasi Merah Putih,” katanya

Jadi Duta STPM St Ursula

Ketua STPM St Ursula Ende, Yulita Eme menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ende yang telah hadir dalam kegiatan ini dan melepas mahasiswa KKN.

“Kami sangat senang Bupati Ende hadir di kampus ini. Kedepannya STPM St Ursula siap berkolaborasi dengan pemerintah membangun daerah ini,” katanya.

Yulita mengatakan mahasiswa yang akan menjalani KKN ini sudah dibekali. Kegiatan ini adalah bentuk perwujudan misi STPM untuk pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kasatker PJN IV Imbau Warga Agar Tidak Buka Lapak Jualan di Bahu Jalan Negara Trans Flores

Kegiatan KKN menjadi ruang belajar dan berbagi antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa belajar dari masyarakat dan masyarakat belajar dari mahasiswa.

Yulita juga menegaskan bahwa mahasiswa yang akan menjalani KKN adalah duta kampus di tengah masyarakat.

“Jadilah duta kampus di tengah masyarakat, bawalah spirit Serviam ke tengah masyarakat,” pesan Yulita.

Dihadapan bupati dan Kepala Dinas PMD Ende, Yulita menitipkan mahasiswanya. “Meski sudah dibekali namun masih ada kekurangan maka kami titip anak-anak kami di masyarakat”.

Ketua LP2M STPM St Ursula Ende, Richardus B. Toulwala mengatakan KKN kali ini bertemakan “Desa Bangkit Bersama BUMDes, Menata Usaha, Mewujudkan Harapan”.

Sesuai tema tersebut, mahasiswa diharapkan fokus pada penguatan kelembagaan BUMDes, penataan usaha desa serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Ia mengatakan kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian tetapi juga sebagai wujud nyata kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah desa dan mendukung pembangunan di daerah baik kabupaten maupun pemerintah provinsi NTT.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 223 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA