BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, melaksanakan evaluasi kinerja dan uji kesesuaian kompetensi/pemetaan/job fit jabatan pimpinan tingggi pratama lingkup pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Timur
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari terhitung mulai tanggal 16 s/d 20 Juni 2025 bertempat di Kantor Bupati Manggarai Timur.
Pelaksanaan evaluasi kinerja dan pemetaan ini, menjadi bagian dari agenda internal instansi dalam rangka ketersediaan human capital unggul/ sumber daya manusia aparatur yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang tepat pada level jabatan pimpinan tinggi pratama (top manager).
Ketua tim panitia seleksi pemetaan/UKK, Boni Hasudungan dalam keterangannya menyampaikan tahapan pelaksanaan evaluasi kinerja dan pemetaan, telah melalui mekanisme administrasi kepegawaian.
Prosesnya sesuai ketentuan peraturan peundangan-undangan dan telah mendapatkan persetujuan teknis Badan Kepegawaian Negara, sesuai surat nomor : 03800/R-AK.02.03/SD/K/2025, tanggal 3 Mei 2025.
Dia mengatakan, tim pansel pelaksanaan pemetaan dan evaluasi kinerja ini memiliki tujuan dan sasaran.
Pertama, agar instansi memiliki profil kompetensi dan potensi jabatan pimpinan tinggi pratama untuk memudahkan pendayagunaan dan penempatan JPT sesuai dinamika program Pembangunan daerah.
Kedua, menjadi dasar penerapan manajemen ASN yang transparan, kompetitif dan berbasis merit sistem untuk mewujudkan ASN yang professional, bersih, berintegrasi dan melayani.
Ketiga, menilai dan mengevaluasi Kembali kinerja berdasarkan hasil capaian pelaksanaan tupoksi serta pencapaian perjanjian kinerja untuk menjadi bahan pertimbangan/rujukan pejabat Pembina kepegawaian dalam mengambil kebijakan dan keputusan.
Keempat, menilai integritas pada jabatan yang telah diduduki terhadap kompetensi teknis, manajerial dan sosiokultural.
Kelima, menghasilkan pemimpin yang berkualitas, professional dan berdaya saing.
“Pelaksanaan evaluasi kinerja dan pemetaan merupakan bagian dari manajeman ASN. Agenda telah mendapatkan persetujuan atau Pertek dari Badan Kepegawaian Negara”.
“Menjadi pemahaman bersama bahwa job fit dan uji kesesuaian kompetensi ini memiliki tujuan dan sasaran terkait ketersedian profil kompetensi JPT, manajemen ASN yang transparan dan berbasis merit sistem, menilai dan mengevaluasi kinerja berdasarkan hasil capaian pelaksanaan tupoksi/perjanjian kinerja”.
“Menilai integritas pada jabatan yang diduduki dan sebagai acuan/dasar bagi pembina kepegawaian untuk pelaksanaan pengembangan karier,” kata Boni.
Lebih lanjut Boni mengatakan, tenaga panitia seleksi terdiri dari 5 (lima) orang. 2 (dua) tenaga dari internal instansi, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur dan Kepala BKPSDMD Kabupaten Manggarai Timur dan 3 (tiga) tenaga dari pihak eksternal, yakni Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd. (perwakilan tenaga eksternal/akademisi/professional), Drs. Eliterius Sennen, M.Pd. (perwakilan tenaga eksternal/tokoh masyarakat) dan Drs. Fransiska Nuryani Ngarung (perwakilan tenaga eksternal/Inspektur Daerah Kabupaten Manggarai).
Peserta seleksi berjumlah 21 orang yang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) pada Dinas/Badan dan Sekretariat Kabupaten Manggarai Timur, dengan rincian : 16 orang peserta pemetaan dan 5 orang peserta evaluasi kinerja.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyampaikan, kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari syarat jabatan pada struktur organisasi/jabatan di lingkungan perangkat daerah.
Sebagai implementor kebijakan daerah, maka level jabatan pimpinan tinggi pratama haruslah diemban oleh aparatur yang memiliki kualifikasi jabatan sesuai Norma, Prosedur, Standar dan Ketentuan (NPSK) kepegawaian.
Wajib memiliki motifasi kepemimpinan yang kuat, sehingga mampu menahkodai unitnya dan bersama perangkatnya mampu menjalankan program, mampu berinovasi dan tentunya memiliki daya saing dan berorientasi pada pelayanan total kepada masyarakat.
Agenda ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kinerja para pejabat pimpinan tinggi pratama sekaligus sebagai dasar pengisian rotasi atau mutasi jabatan PTP di lingkungan Pemda Kabupaten Manggarai Timur.
“Saya tegaskan bahwa kualitas SDM menjadi bagian penting dari syarat jabatan pada struktur organisasi/jabatan di lingkungan perangkat daerah”.
“Sebagai implementor kebijakan daerah, maka level JPTP haruslah diemban oleh aparatur yang memiliki kualifikasi jabatan sesuai NPSK kepegawaian dan juga memiliki motifasi kepemimpinan yang kuat”.
“Pemimpin mesti mampu menahkodai unitnya dan bersama perangkatnya mampu menjalankan program, mampu berinovasi dan tentunya memiliki daya saing dan berorientasi pada pelayanan total kepada masyarakat”.
“Agenda ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kinerja para pejabat pimpinan tinggi pratama sekaligus sebagai dasar pengisian rotasi atau mutasi JPTP di lingkungan Pemda Kabupaten Manggarai Timur,” kata Bupati Agas.*
Penulis : Albert Harianto
Editor : Anton Harus











