Ketua Panitia Pembangunan, Ahmad Karno, melaporkan bahwa gedung sekretariat nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan agama Islam, sekretariat bersama ormas Islam di Sikka dan sarana pemersatu umat beragama.
Karno memaparkan, total biaya pembangunan mencapai Rp 2,163 miliar dimana saat ini dana yang terkumpul baru sebesar Rp 160 juta berasal dari sumbangan masjid se-Kota Maumere, organisasi Islam, lembaga pendidikan, pengurus MUI, dan panitia.
“Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang menghibahkan sebidang tanah seluas 400 meter persegi untuk pembangunan kantor MUI,” ucapnya.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekretariat MUI Sikka dihadiri oleh Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Sikka, perwakilan Forkopimda, para tokoh agama dan masyarakat setempat. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










