Dermaga Ende Ambruk, Bupati Djafar Gerak Cepat Pindahkan Aktivitas ke Pelabuhan Ipi - FloresPos Net

Dermaga Ende Ambruk, Bupati Djafar Gerak Cepat Pindahkan Aktivitas ke Pelabuhan Ipi

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net–Dermaga pelabuhan Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT ambruk dan rusak parah pasca insiden benturan dengan kapal roro Dharma Rucitra VIII pada Senin (12/3/2024) lalu.

Benturan itu menyebabkan badan dermaga sepanjang kurang lebih seratus meter ambruk maka  tidak bisa digunakan dalam waktu lama sambil menunggu perbaikan.

Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad kepada wartawan, Sabtu (16/3/2024) di Ende mengatakan pasca insiden itu Pemkab Ende langsung bergerak mencari solusi agar konektivitas angkutan laut antara Ende dan Surabaya yang selama ini sudah berjalan tidak putus.

“Setelah kejadian itu saya langsung mengundang KSOP Ende, Pelindo, Dinas Perhubungan dan pihak manajemen kapal untuk cari solusi. Kita harus cari solusi agar jalur transportasi laut ini jangan putus atau terganggu,” katanya.

Bupati Djafar mengatakan kondisi dermaga pelabuhan Ende pasca insiden itu praktis tidak bisa digunakan maka pemkab Ende mengambil langkah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan CQ Dirjen Perhubungan Laut untuk menggunakan pelabuhan Ipi.

Baca Juga :  Gaduh Usai Paripurna Pidato Perdana Bupati Nagekeo, Tiga Ketua Fraksi DPRD Adu Mulut
Bupati Ende, Djafar Achmad

“Saya langsung telpon ke Kementerian Perhubungan agar bisa memindahkan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Ipi dengan alasan transportasi laut jalur ini tetap berjalan. Karena dampaknya juga dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat Kabuapeten tetangga”.

“Kita harus lakukan terobosan dan gerak cepat amankan jalur transportasi ini. Jika tidak berjalan maka akan berdampak pada masalah ekonomi dan kenaikan harga barang apalagi jelang hari raya idul fitri,” kata Bupati Djafar.

Bupati mengatakan hasil dari komunikasi tersebut Kementerian Perhubungan melalui KSOP mengizinkan penggunaan dermaga pelabuhan Ipi untuk aktivitas bongkar muat.

Bupati Djafar Achmad juga  melihat langsung KM Dharma Rucitra VIII sandar perdana di dermaga pelabuhan Ipi pada Sabtu (16/3/2024) sore.

“Saya lihat langsung sandar pertama di pelabuhan Ipi. Meskipun posisinya tidak seperti di pelabuhan Ende tapi kita harus ambil terobosan itu demi masyarakat sambil menunggu perbaikan dermaga pelabuhan Ende,” katanya.

Bupati Ende mengatakan sudah berkomunikasi dengan manajemen KM Dharma Rucitra agar bisa memberikan  kapal pengganti jika kapal tersebut naik dok pasca insiden itu.

Baca Juga :  Kembali Dilantik jadi Anggota DPD, AWK Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun NTT

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Ibrahim yang saat itu mendampingi Bupati Djafar mengatakan insiden itu terjadi pada Senin 12 Maret 2024 sekitar pukul 17.30.

KM Dharma Rucitra VIII rute Surabaya – Labuan Bajo- Ende yang sedang sandar di Pelabuhan Ende dihantam gelombang. Akibatnya badan kapal berbenturan dengan dermaga pelabuhan Ende milik PT Pelindo.

Akibat kejadian itu KM Dharma Rucitra VIII kembali ke tengah laut, dermaga sepanjang 100 meter pecah dan ambruk. Badan kapal bagian kiri juga pecah dan berlubang. Terdapat ada tiga lubang akibat benturan itu dan sudah ditambal oleh petugas.

Kementrian Perhubungan RI mengirimkan tim investigasi  menguji kelayakan kapal untuk kembali berlayar. Hasil Investigasi, KM Dharma Rucitra VIII bisa  kembali berlayar ke Surabaya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Berita Terbaru