Sambungan Rumah Gratis
Frans menjelaskan, terkait pernyataan bahwa pemasangan, ada biaya dibebankan kepada masyarakat itu tidak benar sebab faktanya gratis.
Sebab saat bahas Perda pun ada himbauan dari Bupati Sikka dan himbauan dari DPRD Sikka bahwa semua pemasangan SR itu gratis.
Frans menyebutkan, waktu serah terima juga ada anggota DPRD Sikka menyaksikan sehingga sekarang dicek saja ke masyarakat benar tidak ada pungutan, sebab kalau ada pungutan biaya maka ada korupsi.
Lanjutnya, dari pelaksanaan dana penyertaan modal, masih tersisa dana sebesar Rp 542 juta dan uang jaminan sebesar Rp 633 juta yang disimpan di rekening perusahaan daerah ini.
“Kami tidak dalam rangka menghabis-habiskan uang supaya sesuai dana penyertaan modal.Tidak ada niat untuk sampai kesitu,” tuturnya.
Frans memaparkan, ketika mau ada penyertaan modal tahun 2021 dan saat masa tugasnya mau selesai, sudah ada RDP di DPRD Sikka dan pertanggungjawabannya diterima DPRD Sikka.
Karena diterima pertanggungjawabannya sehingga dialokasikan lagi dana penyertaan modal tahun 2021 sebesar Rp4,5 miliar.
Frans mengatakan, kepemimpinannya berakhir sehingga pengerjaan tahap kedua dirinya tidak bisa mengawal dan mengikuti.
“Saya sangat menghormati dinamika yang ada di Pansus DPRD dan terhadap fakta,opini, maupun kesimpulannya. Saya tidak bisa ikut campur,” ucapnya.
Frans menyebutkan, sampai dengan saat ini Perumda Wair Puan hanya diberitahu hasil Pansus bersifat tertutup sehingga pihaknya pun tidak mengetahui hasil Pansus tersebut.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










