BPOLBF Bicara Kolaborasi Multi Pihak Dalam Mendukung Pariwisata Daerah - FloresPos Net

BPOLBF Bicara Kolaborasi Multi Pihak Dalam Mendukung  Pariwisata Daerah 

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur menerima Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores  Dr. Fransiskus Xaverius Teguh, Di rumah jabatan Minggu (8/6/2025). *

wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur menerima Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Dr. Fransiskus Xaverius Teguh, Di rumah jabatan Minggu (8/6/2025). *

BORONG, FLORESPOS.net-Untuk percepatan pembangunan pariwisata daerah, maka perlu sinkronisasi proyek strategis nasional dengan rencana pembangunan daerah.

Hal ini bertujuan agar intervensi kebijakan pusat dapat terkoneksi dengan proyek pembangunan yang dilaksanakan di daerah.

“Kolaborasi multi pihak dalam mendukung tumbuh kembangnya pariwisata daerah sangat penting”.

Demikian Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Dr. Fransiskus Xaverius Teguh, menyampaikan hal itu  dalam kunjungan kerja di Manggarai Timur Minggu (8/6/2025).

Kunjungan Kerja Dirut Badan Pelaksana Otorita yang diterima Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, di rumah jabatan wakil bupati di Golo Lada.

Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Divisi Aksesibilitas dan Infrastruktur, Wiwin Iswandi Djola,  Ditha Mangiri Kepala Divisi Amenitas dan Daya Tarik Wisata,  Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur bersama staf BPOLBF.

Plt. Dirut yang juga Staf Ahli Menpar Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi, menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi multi pihak dalam mendukung tumbuh kembangnya pariwisata daerah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja BPOLBF dalam rangka memperkuat komitmen pengembangan sektor pariwisata daerah yang mandiri, inklusif dan berkelanjutan serta kerja bersama mewujudkan peningkatkan kapasitas nilai jual sektor unggulan daerah Kabupaten Manggarai Timur sebagai salah satu daerah penyangga Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo.

Baca Juga :  ASN Manggarai Timur Diingatkan Jaga Netralitas Dalam Pemilu 2024

BPOLBF sendiri merupakan Satker di bawah Kemenparekraf/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dibentuk dalam rangka melaksanakan percepatan pembangunan pariwisata terintegrasi di kawasan pariwisata Labuan Bajo Flores yang meliputi 11  kabupaten koordinatif.

Pemda sebagai policy maker (pembuat kebijakan) dan implementor kebijakan itu sendiri, tentunya memiliki ruang yang luas untuk membangun dan membina jejaring/networking dalam mewujudkan pembangunan pariwisata termasuk pemberdayaan masyarakatnya.

“Terima kasih kepada Pa Wakil khususnya Pemerintah Daerah karena sudah meluangkan waktu, menyambut kehadiran kami dari BPOLBF. Kita memiliki tujuan dan cita-cita yang sama dalam bidang pariwisata”.

“Karena itu pertemuan hari ini sebagai bagian kerja kolaboratif dalam mendukung tumbuh kembangnya pariwisata daerah. Tentunya pemda juga telah merumuskan visi-misi dan program-program strategisnya terkait tata kelola pariwisata daerah”.

Hal utama juga adalah kita perlu membangun dan membina jejaring/networking dalam mewujudkan pembangunan pariwisata termasuk pemberdayaan masyarakatnya,” kata Frans Teguh.

Beberapa masukan juga sempat disampaikan oleh Dirut Frans, seperti agenda setting terkait perumusan kebijakan yang mengatur destinasi wisata pada kawasan yang menjadi hak ulayat masyarakat, penetapan hal intelektual prodak UMKM dan program rutin penataan Kawasan obyek wisata “wisata bersih”.

Pada kesempatan yang sama Wabup Tarsisius Sjukur, menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan berharga, dimana BPOLBF bisa hadir bersama jajarannya untuk bertukar pikiran, membangun komunikasi, berupaya mewujudkan manajemen pariwisata daerah ke arah yang lebih baik lagi.

Baca Juga :  Pembangunan Tower Indosat, Kadis Kominfo Sikka: Tidak Ada Lagi Blankspot di Wilayah Kecamatan Lela

Wabup Tarsi menjelaskan secara detail terkait rencana pembangunan pariwisata Kabupaten Manggarai Timur, termasuk obyek dan daya tarik wisata yang menjadi potensi unggulan daerah, baik budaya, religi, alam, maupun potensi episentrum baru pariwisata yang telah dan sedang dikelola.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pa Plt. Dirut BPOLBF bersama jajarannya yang sudah berkenan mengunjungi daerah kami ini”.

“Walaupun sudah pernah hadir, namun kehadiran kali ini, tentunya memiliki makna yang lain. Kami melihat bahwa hari ini kita telah perlahan menemukan simpul komunikasi terkait rencana kepariwisataan. Ada begitu banyak potensi ODTW di Kabupaten Manggarai Timur, baik alamnya, budaya maupun religi”.

“Kita juga telah menetapkan beberapa desa sebagai desa wisata dan pelaksanaan even-event pariwisata. Tentunya hal ini berujung pada harapan bersama akan meningkatnya minat atau kunjungan wisatawan ke daerah ini,” ungkap Wabup Tarsi.

Wabub Tarsi  mengungkapkan ke depannya Pemda telah mengagendakan keterlibatan berbagai unsur baik/pelaku kepentingan untuk duduk bersama merumuskan kebijakan-kebijakan pembangunan pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas tenaga kepariwisataan dan pelaku UMKM di daerah wisata.*

Penulis : Albert Harianto

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani
Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura
Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset
MPMX Perkuat Komitmen ESG Melalui Transplantasi Terumbu Karang, Dukung Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat di Labuan Bajo
RRI Masuk Sekolah, Siswa Syuradikara Diajak jadi Generasi Pancasila di Tengah Era Digital
Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

Sabtu, 18 April 2026 - 10:56 WITA

Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2

Sabtu, 18 April 2026 - 10:53 WITA

Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura

Sabtu, 18 April 2026 - 10:48 WITA

Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset

Sabtu, 18 April 2026 - 07:28 WITA

RRI Masuk Sekolah, Siswa Syuradikara Diajak jadi Generasi Pancasila di Tengah Era Digital

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:56 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Sekolah Rakyat dan Ketimpangan Struktural

Sabtu, 18 Apr 2026 - 08:02 WITA