Apresiasi juga disampaikan sejumlah aktivis dan Pelaku Media serta dosen di antaranya Konsultan Media Artha Graha Group dan Pendiri Veritas Dharma Setia Valens Daki Soo, Dosen STIPPER Flores Ngada Fransiskus, dan belasan perwakilan mahasiswa dan pelajar yang mengikuti launching dan bedah buku ini.
Mereka menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada RD. Rofinus Neto Wuli yang menghasilkan karya buku yang luar biasa ini.
Penerbit Kompas Sangat Selektif
Editor Penerbit Buku Diana Damayanti, SS.M.Si yang juga Editor Penerbit Kompas dalam sesi penyampaian sinopsis buku karya RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil, M.Si (HAN) antara lain menyampaikan bagaimana kerja tim editor dan penerbit kompas untuk menyeleksi secara ketat setiap karya-karya komponen anak bangsa di pelbagai bidang untuk dibukukan dan diterbitkan di Penerbit Kompas.
Diana mengakui dari ratusan karya yang hendak dibukukan dan diterbitkan di Penerbit Kompas yang berhasil lolos diterbitkan hanya belasan karya, termasuk karya RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil, M.Si (HAN).
“Buku karya Romo Ronny ini sangat luar biasa. Penerbit Kompas hanya menerbitkan buku melalui seleksi yang sangat ketat. Buku karya RD. Ronny Neto Wuli ini diterbitkan melalui seleksi yang sangat ketat. Buku ini sangat luar biasa,” kata Diana.
Kepemimpinan Melayani Sangat Dibutuhkan
Bupati Kabupaten Ngada, Raymundus Bena, S.S, M.Hum dalam sambutannya saat melaunching buku antara lain mengemukakan bahwa buku Manajemen Konflik, Servant Leadership, Damai Berkelanjutan karya Romo Ronny ini hadir pada saat sangat tepat.
Menurut Bupati, konsep manajemen konflik merupakan kunci untuk menjaga harmoni dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat kita.
Kita hidup dalam kemajemukan dan potensi konflik selalu ada. Buku ini akan membimbing kita bagaimana mengelola perbedaan menjadi kekuatan, bukan perpecahan.
Selanjutnya, konsep Servant Leadership atau kepemimpinan yang melayani adalah filosofi kepemimpinan yang sangat kita butuhkan di Ngada, kata Bupati Raymundus.
Menurut Bupati Ngada, seorang pemimpin yang sejati adalah dia yang melayani, yang menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi, seorang pemimpin yang mendengarkan, memahami, dan berempati.
Pemimpin seperti inilah yang membawa Ngada menuju kemajuan yang berkelanjutan, katanya.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










