Kunci Kontak Motor Hilang, Tanda Terakhir sebelum Berpisah - FloresPos Net

Kunci Kontak Motor Hilang, Tanda Terakhir sebelum Berpisah

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pelaku NR saat diamankan Aparat Kepolisian Sektor Aimere.

Pelaku NR saat diamankan Aparat Kepolisian Sektor Aimere.

BAJAWA, FLORESPOS.net -Kematian Kepala Desa Warupele I, Kecamatan Inerie , Kabupaten Ngada, Bonifasius Ghae (57), Kamis (22/5/2025) meninggalkan kisah pilu bagi istri dan anak-anak almarhum.

Istri Almarhum Bonefasius Ghae, Katarina Lusi didampingi anak pertama almarhum Ermelinda Mego yang ditemui di kamar jenazah RSUD Bajawa, Kamis (22/5/2025) kepada Florespos.net menceritakan, dirinya mengetahui suaminya meninggal ketika seorang guru SMP datang ke rumahnya untuk mengambil baju suaminya.

Saat itu dirinya baru mengetahui bahwa suaminya ditikam di depan kantor Desa Warupele I.

“Kejadian itu belum sampai jam 09.00 pagi dan suami saya juga baru menuju kantor desa,” ungkapnya.

Suaminya sempat dijahit luka-lukanya oleh perawat di polindes yang berdekatan dengan kantor desa. Ketika dirinya tiba di kantor desa suaminya sudah tidak sadarkan diri.

Baca Juga :  Polres Ngada Gelar Sertijab, Dua Putra Nagekeo Jabat Kasat Reskrim dan Kasat Intel

Kunci Kontak Hilang

Ibu Katharina mengatakan, ada tanda-tanda akan terjadi sesuatu yang menimpa suaminya di pagi hari. Tanda tersebut diawali dengan hilangnya kunci kontak motor yang biasa ditaruh di atas meja.

Katharina dan suaminya mencari kunci kontak motor tersebut dan kejadian itu jarang terjadi karena kunci motor selalu diletakkan di tempat yang sama.

Karena kunci kontak  motor tidak ditemukan, suaminya mengambil kunci cadangan dan selanjutnya menuju kantor desa.

“Tidak ada tanda-tanda lain atau firasat. Hanya kunci motor tiba-tiba hilang dan belum ditemukan,” ungkapnya.

Mama Katarina mengatakan,  almarhum meninggalkan dirinya beserta empat orang anak . Peristiwa ini sungguh tidak pernah dibayangkan akan terjadi. Ia sangat berharap agar pelaku dapat dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian

“Kami serahkan semua kepada hukum yang berlaku.Suami saya meninggal saat menjalankan tugas dan sungguh sangat keji perbuatan pelaku,” tambahnya.

Dikatakannya, selain masalah uang HOK (harian orang kerja) yang memang diketahuinya belum cair, namun pelaku juga merupakan orang yang selalu berbeda pendapat dalam kehidupan bermasyarakat dengan suaminya sebagai kepala desa.

Perbedaan itu berawal dari Pilkades yang mana pelaku mendukung orang lain sementara pelaku sendiri masih ada hubungan keluarga dengan ayah suaminya.

“Mungkin karena masalah-masalah lain seperti masalah tanah sehingga suami saya jadi korban. Saya hanya ingin agar pelaku dihukum sepantasnya atas perbuatannya,” tutupnya. *

Penulis : wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 4,005 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA