Jalan Trans Utara Flores Mengenaskan - FloresPos Net

Jalan Trans Utara Flores Mengenaskan

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kondisi jalan strategis nasional Trans Utara Flores yang menghubungkan wilayah timur Pulau Flores di Kabupaten Flores Timur hingga wilayah barat di Kabupaten Manggarai Barat kondisinya sangat mengenaskan.

Ruas jalan sejak perbatasan Flores Timur dan Sikka masih mengalami kerusakan dan sejak masuk wilayah Kabupaten Sikka di Desa Lewomada, Wailamun hingga Baokremot di Kecamatan Talibura beberapa titik berlubang bahkan hampir putus tergerus abrasi akibat gelombang tinggi

Kondisi serupa pun terjadi di ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Sikka dan Ende tepatnya di Kecamatan Magepanda di wilayah Kabupaten Sikka maupun Kecamatan Kotabaru Kabupaten Ende.

“Kalau gelombang tinggi,kendaraan yang melintas perlu berhati-hati. Di beberapa titik seperti di Desa Kolisia maupun Reroroja di Kecamatan Magepanda,badan jalan hampir setengahnya sudah ambruk,” sebut Anton Wea seorang pengendara sepeda motor saat ditemui di Desa Kolisia, Sabtu (17/5/2025).

Anton mengakui, saat angin kencang, hempasan gelombang bahkan bisa menutupi badan jalan sehingga kendaraan yang melintas harus memperhatikan hempasan gelombang agar air laut tidak menerpa kendaraan.

Baca Juga :  Uskup Maximus Regus di Penutupan NYD III: Jangan Tunggu Tua untuk Menjadi Saksi Kristus

Dirinya berharap agar pemerintah pusat bisa memperbaiki ruas jalan ini yang merupakan jalan alternatif bila terjadi longsor di jalur jalan negara Trans Flores terutama di ruas jalan wilayah Kabupaten Ende yang sering terjadi longsor.

“Ini jalan alternatif apabila terjadi longsor di ruas jalan negara Trans Flores terutama di wilayah Kabupaten Ende. Pengendara bisa tertahan berjam jam sebab tidak ada jalan alternatif untuk melintas ke wilayah Kabupaten Sikka atau dari Sikka ke Kabupaten Ende hingga ke arah barat,” tuturnya.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pun sempat melintasi jalan ini saat kunjungan kerja ke Maumere Rabu (2/4/2025) malam yang terlambat sejam lebih akibat rusaknya beberapa ruas jalan dari wilayah Kabupaten Ende hingga Sikka.

“Kami terlambat betul-betul karena faktor jalan. Pak Beni Nahak (Plt Kadis PUPR NTT) ingat ya. Terlambat karena faktor jalan,” kata Melki mengawali sambutannya saat di aula Rumah Jabatan Bupati Sikka.

Melki mengatakan, apabila jalannya bagus sebenarnya bisa tiba di Maumere tepat waktu tetapi akibat terlalu banyak lubang, kendaraan harus berjalan perlahan dan tiba di Maumere terlambat dari jadwal yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Romo Ephy Tegaskan Dugaan Adanya Rekayasa Laporan Kasus TPPO yang Menjerat Pemilik Eltras

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat sambutan pun mengharapkan agar pemerintah provinsi NTT bisa memperbaiki jalan ini mengingat status jalannya bukan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Juventus menyebutkan, rusaknya jalan pantai utara Flores sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat sebab jalur jalan ini merupakan akses utama bagi distribusi barang dan mobilitas warga di wilayah utara Pulau Flores.
.
“Kami sangat berharap jalur Utara ini bisa menjadi prioritas perbaikan karena sangat penting untuk menunjang perekonomian daerah. Sepanjang pantai utara Flores memiliki potensi besar di sektor kelautan, perikanan dan pariwisata,” ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak, MT., menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti permintaan tersebut dan mengkaji langkah-langkah perbaikan yang dapat segera dilakukan.

Benyamin menyebutkan, Gubernur NTT juga berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sikka agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 310 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA