Penutupan Air Irigasi Mbay Bertolak Belakang dengan Instruksi Mentan - FloresPos Net

Penutupan Air Irigasi Mbay Bertolak Belakang dengan Instruksi Mentan

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Penutupan Air Irigasi Mbay, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertolak belakang dengan Instruksi Menteri Pertanian (Mentan) RI No. B-177/SR.040/M/05/2025).

Meski demikian, Komisi Irigasi Kabupaten Nagekeo mencapai kesepakatan bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo dan P3A untuk melakukan penutupan air Irigasi Mbay pada awal Juni 2025.

Penutupan air ini dilakukan dengan skema 10 hari basah dan 7 hari kering. Penutupan ini di mulai pada Juni 2025 hingga 31 Agustus 2025. Sementara pada bulan September di mulai dengan tanam padi.

Demikian disampaikan Asisten II Elias Tae dan didampingi Plt, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo Primus Nuwa.

Ia menyampaikan itu berdasarkan kesepakatan bersama dengan Komisi Irigasi Kabupaten Nagekeo, pada sidang ke-1 pada Rabu (14/5/2025) yang berlangsung di aula lantai dua kantor Bappeda Nagekeo.

Baca Juga :  Perayaan Natal Nasional Bersama Penyintas Lewotobi di Flores Timur, PDI Perjuangan Bantu 265 Mahasiswa Terdampak

Elias Tae mengatakan bahwa tujuan penutupan air ini adalah untuk menaikkan PH tanah dan memutus mata rantai hama.

Instruksi Menpan RI Nomor B-177/SR.040/M/05/2025), sebagaimana dibacakan Plt. Kadis Pertanian Nagekeo, Primus Nuwa pada sidang 1 itu.

Disebutkan, bahwa kondisi perubahan iklim yang dapat mengganggu produktivitas komoditas pertanian, dan prediksi curah hujan bulan Mei yang di publikasi badan meteorologi, Klimatologi, dan geofisika (BMKG) melalui website dengan URLhttps/www.bmkg.go.id/iklim/prediksi-hujan-bulanan (update per 1 april 2025) (terlampir), serta adanya krisis pangan global di beberapa negara yang menyebabkan terjadinya kerawanan pangan, maka untuk mengantisipasi hal hal tersebut perlu di lakukan berbagai upaya sebagai berikut:

1. melakukan pengawalan dan pendampingan pertanaman padi di seluruh areal sawah mulai dari bulan Mei 2025 dan seterusnya.

Baca Juga :  Memprihatinkan, Hampir Sebulan Masyarakat 12 Desa di Flores Timur Hirup Abu Vulkanik dan Belerang Erupsi Lewotobi

2. mengoptimalkan kinerja pompanisasi, irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan khususnya pada areal sawah tadah hujan di wilayah Saudara masing-masing:

3. seluruh bantuan APBN untuk pompa air, irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan agar digunakan untuk kegiatan pertanaman padi di wilayah Saudara masing-masing.

4. melakukan pengawalan dan pendampingan percepatan pelaksanaan kegiatan optimasi lahan (OpLa) dan cetak sawah rakyat bagi daerah yang mendapat kegiatan dimaksud sekaligus mengawal percepatan tanamnya di wilayah Saudara masing-masing: dan

5. upaya dimaksud dilakukan agar luas tambah tanam padi bertambah dengan meningkatnya Indeks Pertanaman (IP) melalui pompanisasi, irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan sehingga total produksi padi secara nasional dapat meningkat signifikan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa
Jokowi Besok Berkunjung ke Palue
Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Berita ini 969 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:54 WITA

Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua

Selasa, 15 September 2026 - 19:47 WITA

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WITA

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa

Selasa, 15 September 2026 - 13:26 WITA

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:47 WITA

Nusa Bunga

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:26 WITA