BORONG, FLORESPOS.net-Edy Swandi, remaja asal Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), menderita tumor ganas pada kakinya.
Kondisi tumor yang kian membesar membuat Edy tidak bisa beraktivitas.
Hadana, ibu kandung Edy Swandi kepada Florespos.net, Selasa (6/5/2025) mengatakan, anaknya menderita penyakit tumor dan pengeroposan tulang sehingga tidak bisa bergerak.
Keluarga sudah berjuang untuk mengobati melalui obat tradisional, herbal dan juga perawatan di rumah sakit, namun tak kunjung sembuh.
Kata Hadana, saat ini keluarga berjuang merujuk anaknya ke rumah sakit di Makasar. Namun terkendala biaya. Harapan keluarga kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membantu meringankan biaya perawatan.
“Kondisi anak Edy hari ini semakin memburuk dan memerlukan penangan yang cepat,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya telah berupaya mencari bantuan dari berbagai pihak termasuk pemerintah setempat, namun belum ada solusi.
“Keluarga sangat berharap ada uluran tangan dari masyarakat luas untuk membantu meringankan beban biaya perawatan anak kami. Perawatan ini sangat membantu untuk menyelamatkan hidupnya,” katanya.
Hadana mengaku, keluarga hanya berprofesi sebagai nelayan dan tidak memiliki pendapatan tetap. Ia dan keluarga membutuhkan uluran tangan dari semua pihak agar anak mereka bisa mendapat pengobatan dan cepat sembuh.*
Penulis : Albert Harianto
Editor : Anton Harus










