Pemerintah Tak Datang di Rapat Ketiga Pansus LKPJ, Sabri: Kami Beri Waktu Sampai Hari Senin - FloresPos Net

Pemerintah Tak Datang di Rapat Ketiga Pansus LKPJ, Sabri: Kami Beri Waktu Sampai Hari Senin

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 18:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabri Indradewa

Sabri Indradewa

ENDE, FLORESPOS.net-Panitia Khusus (Pansus) DPRD Ende untuk Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ende tahun anggaran 2024 kembali menggelar rapat bersama pemerintah pada Jumat (11/4/2025) pagi hingga siang hari di ruang gabungan komisi DPRD Ende.

Rapat itu dihentikan oleh oleh Ketua Pansus, Sabri Indradewa untuk memberikan waktu kepada anggota Pansus dan tim  pemerintah daerah untuk shalat Jumat dan makan siang.

Pimpinan Pansus menyampaikan rapat tersebut kembali dilanjutkan pada pukul 14.00 setelah shalat dan makan siang.

Namun pada pukul 14.00 rapat tidak dilanjutkan lantaran  tim pemerintah tak hadir lengkap karena ada asistensi terkait efisiensi anggaran.

“Rapat tidak dilanjutkan karena tim dari pemerintah ada asistensi terkait efisiensi anggaran,” kata Sabri Indradewa kepada wartawan di pelataran kantor DPRD Ende.

Sabri menegaskan pihaknya memberikan waktu kepada pemerintah daerah hingga Senin (14/4/2025) pagi. Pansus DPRD Ende mengharapakan agar pemerintah daerah dalam ini tim work keuangan bisa memenuhi waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Ansy Lema Jelaskan Alasan Memilih Jane Natalia, Perempuan untuk Masa Depan NTT

“Kami harap pemerintah bisa hadir sesuai dengan waktu yang diberikan agar kita bisa melanjutkan rapat ini,” katanya.

Sabri mengatakan jika pemerintah tidak bisa memenuhi waktu yang ditentukan maka Pansus akan mengembalikan LKPJ Bupati Ende kepada bupati melalui pimpinan lembaga.

“Kalau tidak hadir lagi maka Pansus akan ambil keputusan bukan lagi catatan tapi dokumen LKPJ itu akan dikembalikan untuk diperbaiki,” katanya.

Pada rapat ketiga tersebut Pansus DPRD Ende mulai  menyoroti LKPJ pada bagian perencanaan anggaran. Dikatakannya Pansus menemukan ada perubahan pada  PAD dan dana transfer.

“Kita baru lihat pada perencanaan belum ke isinya. Tapi sudah melihat ada kejanggalan pada perencanaan. Jantung dari LKPJ itu pada laporan keuangan. Dari perencanaan itu ada revisi dua penjabaran dari Perbub di Perda Perubahan,” katanya.

Revisi dua tersebut sudah terjadi perubahan anggaran bukan pergeseran anggaran dan dilakukan di internal pemerintah tanpa informasi ke DPRD Ende.

Baca Juga :  Gendang One Lingko Pe'ang: Basis Pendekatan Budaya Pengembangan Destinasi Parapuar

Perubahan itu seperti pada perubahan pendapatan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer. Misalnya pada pada target PAD pada revisi satu sudah ditetapkan bersama sebesar Rp101 miliar namun pada revisi dua Rp 115 miliar. Pansus DPRD Ende mempersoalkan revisi dua yang dilakukan pemerintah tanpa  diketahui oleh lembaga DPRD Ende.

“Kalau pergeseran anggaran itu terjadi dalam satu lingkup OPD,  itu tidak masalah tapi kalau antar OPD itu sudah perubahan anggaran dan harus diketahui bersama”.

Tim work keuangan pemerintah yang diwakili oleh Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ende mengatakan pemerintah tidak hadir pada rapat yang telah ditentukan karena pada waktu yang sama dilakukan asistensi anggaran terkait efisiensi.

“Di waktu yang sama kita ada deks anggaran terkait dengan efisiensi. Kita akan kembali rapat sesuai  dengan waktu yang ditentukan,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal
Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi
Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun
Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende
Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani
Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura
Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:31 WITA

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Sabtu, 18 April 2026 - 19:04 WITA

Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WITA

Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WITA

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:31 WITA

Nusa Bunga

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:52 WITA