Dinas Pertanian Dalam 100 Hari Program Bupati dan Wabup Flotim, Survey Lokasi Sumur Bor dan Rancang Anggaran - FloresPos Net

Dinas Pertanian Dalam 100 Hari Program Bupati dan Wabup Flotim, Survey Lokasi Sumur Bor dan Rancang Anggaran

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Sebast Sina Kleden

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Sebast Sina Kleden

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur, telah melakukan survey lima lokasi pengadaan sumur bor dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati untuk optimalisasi lahan jagung, padi dan tanaman holtikultura.

“Kami sudah survey dua kali untuk pengadaan sumur bor dalam kaitan dengan optimalisasi lahan jagung, padi dan holtikultura sebagaimana program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Flotim,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Sebast Sina Kleden kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

Sebast Kleden menjelaskan, pihaknya melakukan survey pengadaan dua sumur bor di kawasan pertanian Otan, Kecamatan Solor Barat. Kecamatan Witihama tepatnya di Desa Towagoetobi, dan lahan irigasi Desa Wureh, Kecamatan Adonara Barat.

“Kita sudah dua kali survey dan sudah dapat lokasinya di Otan, Solor Barat. Sesuai rekomendasi masyarakat di Liko dan Lungbelen, tapi setelah kita survey tanahnya labil sehingga tidak penuhi syarat. Kita pindahkan ke Otan,” katanya.

Baca Juga :  Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Lewotobi Kian Tebal, Stok Masker Menipis

Selain di Solor, kata Sebast Kleden, pihaknya juga sudah survey di Desa Tuwagoetobi, Kecamatan Witihama untuk sumur bor dan jaringan perpipaan untuk lahan pertanian di wilayah Pantai Deri. Juga sumur bor di Adonara Barat untuk optimalisasi lahan padi yang selama ini sudah ada.

“Selama ini efisien lahan kurang maksimal karena terkait suplai air, sehingga kita tambah sumur bor dan jaringan. Di irigasi ini, potensi lahan 80 hektar yang dikelola sekitar 30 hektar. Kita juga sudah survey untuk pertanian modern di Sagu dan Oring Bele. Dua tempat ini sudah ada sumur, kita tambahkan jaringan saja,” katanya.

Sebast Kleden mengatakan, masing-masing sumur bor tersebut diharapkan dapat mensuplay air paling sedikit 2 hektar lahan untuk tanam jagung dan padi. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan lahan tidur di daerah irigasi Konga, Kecamatan Titehena melalui perluasan jaringan irigasi, termasuk bantuan benih dan pestisida.

Baca Juga :  Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Rabies di Kabupaten Sikka

Sebast Kleden mengatakan, pihaknya juga sedang membuat rancangan anggaran terkait dengan pengadaan sumur bor dan bantuan benih pertanian seperti jagung, padi dan holtikultura tersebut.

“Berdasarkan pengalaman pengadaan sumur bor sebelumnya, kita perkirakan anggaran untuk satu sumur bor, jaringan dan benih sekitar Rp 350 juta,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen dalam pidato perdana di DPRD Flores Timur, Jumat (7/3/2025) mengatakan, dalam program kerja 100 hari kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ignasius Boli Uran di bidang pertanian melakukan optimalisasi lahan jagung dan tanaman pertanian lainnya.

Dalam kaitan dengan itu, Bupati Anton Doni dan Wakil Bupati Ignas Boli Uran akan membangun sumur bor di kawasan Otan, Pulau Solor dan Pulau Adonara untuk persediaan air baku lahan kering. Serta merintis percontohan pertanian modern terintegrasi di beberapa spot. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat
Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu
Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka
RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban
Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada
Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Rubit Berharap Polres Sikka Mengusut Tuntas dan Keluarga Mendapatkan Keadilan
Pertamina Pastikan Stok BBM Tak Akan Habis dalam 21 Hari
Petani Harus Jaga Siklus dan Keseimbangan Alam, Jangan Basmi Musuh Alami Tanaman
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:13 WITA

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:08 WITA

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WITA

Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:33 WITA

RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:57 WITA

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Berita Terbaru

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pose dengan pejabat Pemkab Mabar dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Labuan Bajo baru-baru ini.

Nusa Bunga

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:08 WITA

Nusa Bunga

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:57 WITA