Askab PSSI Flotim Jelaskan Soal Kisruh Manajemen Perseftim Jelang Ikut Liga IV Nasional - FloresPos Net - Page 2

Askab PSSI Flotim Jelaskan Soal Kisruh Manajemen Perseftim Jelang Ikut Liga IV Nasional

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 12:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Askab PSSI Flotim Jelaskan Soal Kisruh Manajemen Perseftim Jelang Ikut Liga IV Nasional di Sekretariat, Senin (8/4/2025) petang.

Askab PSSI Flotim Jelaskan Soal Kisruh Manajemen Perseftim Jelang Ikut Liga IV Nasional di Sekretariat, Senin (8/4/2025) petang.

Namun berdasarkan informasi resmi dari Asprov PSSI NTT, bahwa tuan rumah dalam hal ini Kabupaten Manggarai Barat mengundurkan diri, maka ETMC XXXIII Tahun 2024 di Kabupaten Manggarai Barat batal dilaksanakan.

“Dalam kaitan aspek anggaran, APBD Flotim tahun 2024 telah dipagukan anggaran Rp 500 juta untuk mendukung Perseftim pada ETMC XXXIII di Manggarai Barat tersebut,” katanya.

“Karena terjadi penundaan dan pembatalan, dana sebesar Rp 500 juta tersebut tidak dicairkan atau dimanfaatkan. Dan dalam konteks anggaran, dana tersebut menjadi dana Silpa tahun 2024,” jelasnya.

Jhon Kopong menjelaskan, dalam perjalanan dan perkembangan, ditetapkan bahwa ETMC XXXIII Tahun 2024/2025 akan berlangsung atau dilaksanakan di Kupang.

Maka pihaknya melakukan beberapa tahapan, mulai dari seleksi pemain dan training center (TC) dengan kondisi ketiadaan anggaran pendukung.

Baca Juga :  Pemkab Flores Timur Dinilai 'Caplok' Badan Jalan Negara, Jack Arakian: Diatur Agar Tidak Semrawut

Dalam kaitan proses seleksi dan TC menuju ETMC XXXIII di Kupang tersebut yang sedang ketiadaan anggaran, pihaknya melakukan pendekatan-pendekatan untuk agar bisa memfasilitasi Tim Perseftim mengikuti ETMC XXXIII di Kupang.

Pendekatan dimaksud, pihaknya meminjam uang pihak ketiga sebesar Rp 95 juta untuk kepentingan biaya persiapan menuju ETMC XXXIII di Kupang, di antaranya, akomodasi dan mobilisasi tim, konsumsi, jersi pemain dan kostum kontingen serta pembayaran panjar uang muka pemain dan pelatih.

Secara terperinci penggunakan dana atau uang sebesar Rp 95 juta tersebut yang diperoleh dari pinjaman pihak ketiga itu, Jhon Kopong menjelaskan, dana dialokasikan untuk kepentingan akomodasi, transportasi dan mobilisasi termasuk obat-obatan dikeluarkan sebesar Rp 20 juta, konsumsi Rp 25 juta, jersi dan kostum pemain Rp 25 juta, uang saku pemain dan pelatih Rp 35 juta.

Baca Juga :  Peresmian Kantor DPC PDIP Ende Dihadiri Partai Koalisi Ganjar, Feri Taso: Akan Jadi Sekber

“Setelah TC selesai, tim berangkat ke Kupang pada 28 Februari menggunakan transportasi laut dan pada posisi tanggal 27 Februari, uang tidak ada lagi di kas tim Perseftim dan Askab. Saya dan pengurus melakukan koordinasi dengan Sekda bersama Ketua Koni. Hasilnya, disepakati dana kas Koni sebesar Rp 260 jut bisa digunakan. Selanjutnya disepakati Rp 190 juta dari Koni bantu tim Perseftim. Realisasi disaksikan bersama oleh manajemen Perseftim dan diterima dalam bentuk uang kas,” jelasnya.

Jelas Jhon Kopong, uang sebesar Rp 190 juta bantuan Koni Flores Timur tersebut, pihaknya koordinasi dan langsung menyerahkan uang sebesar Rp 40 juta ke tim manajemen Perseftim dibawah pimpinan Viky Betan dan sisanya Rp 150 juta tetap di Askab PSSI Flotim.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Berita ini 501 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

 BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA